Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark

- Editor

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENMARK, SiaranIndonesia.com- Setelah sukses diluncurkan di Kuala Lumpur, Malaysia, buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” karya kelima dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med. alumni fakultas kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang dikenal dengan julukan Dokter Koboi, menjadi diskusi ringan di tingkat internasional. Buku yang mengupas makna psikologis warna hitam dalam karakter dan kepribadian manusia tersebut menjadi bahan diskusi hangat di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Copenhagen, Denmark.

Diskusi yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh keakraban dihadiri dan mendapat sambutan hangat dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Denmark, Siti Nugraha Mauludiah, yang menilai buku tersebut menghadirkan perspektif menarik mengenai hubungan antara warna, karakter, dan pengembangan diri.
Menurut Siti Nugraha, buku tersebut menunjukkan bahwa warna bukan hanya elemen visual, tetapi juga memiliki dimensi psikologis yang dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri. Ia menilai karya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi literasi Indonesia yang mampu menjangkau pembaca internasional melalui pendekatan yang humanis dengan kehidupan sehari-hari.

Rita Endang, Staf Khusus Pakar Ahli Bidang Pengawasan Sediaan Farmasi Kepala BPOM RI menyampaikan apresiasinya terhadap buku tersebut. Menurutnya, “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” berhasil menerjemahkan konsep psikologi yang sering dianggap rumit menjadi bacaan yang ringan, reflektif, dan mudah dipahami masyarakat luas.
“Buku ini memberikan cara pandang baru bahwa warna dapat menjadi pintu masuk untuk memahami karakter, pola pikir, dan proses pengembangan diri seseorang. Warna hitam yang sering dipandang sederhana justru dijelaskan sebagai simbol keteguhan, kemandirian, kedewasaan berpikir, dan kemampuan refleksi diri. Ini menjadi bacaan yang relevan bagi generasi muda yang sedang membangun identitas dan kepercayaan dirinya,” ujar Rita Endang.

Antusiasme dari warga Denmark yang hadir Morten Kruse yang hadir dalam diskusi ini, menilai tema yang diangkat dalam buku tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat modern. Menurutnya, pembahasan mengenai hubungan antara warna, emosi, dan karakter manusia merupakan topik universal yang dapat diterima lintas budaya.

“Buku ini bukan sekadar membahas warna hitam, tetapi mengajak pembaca memahami dirinya sendiri. Di Denmark, isu kesehatan mental dan pengembangan diri menjadi perhatian penting. Karena itu, pendekatan yang digunakan dalam buku ini terasa sangat menarik dan mudah dipahami,” ungkap Morten Kruse.

Dalam paparannya, dr. Wachyudi Muchsin dosen universitas islam makassar ini menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari ketertarikannya warna hitam hampir setiap hari menghunakan pakaian hitam makanya buku ini hadir sambil tersenyum sekaligus melihat warna hitam perspekstif psikologi warna dan perilaku manusia. Dengan membaca buku ini mengajak pembaca melihat bahwa preferensi warna dapat mencerminkan dinamika psikologis seseorang. Warna hitam, misalnya, sering dikaitkan dengan pribadi yang kuat, kritis, mandiri, tenang dalam mengambil keputusan, serta memiliki kedalaman berpikir yang tinggi.
Diskusi berkembang pada berbagai aspek psikologi warna, mulai dari pembentukan identitas diri, komunikasi nonverbal, hingga pengaruh warna terhadap persepsi sosial di era digital.

Dalam diskusi buku karya dokter koboi yang bisa di dapatkan shopee ,gramedia on line yang hadir sepakat bahwa warna telah menjadi bagian penting dari cara manusia mengekspresikan diri dan membangun citra dalam kehidupan modern.

Secara kebetulan Copenhagen Denmark dikenal memiliki budaya literasi yang kuat serta perhatian besar terhadap isu kesehatan mental, psikologi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kondisi tersebut menjadikan negara yang tepat untuk memperkenalkan karya literasi Indonesia kepada audiens internasional.

Lebih dari sekadar diskusi buku, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan karya intelektual Indonesia di panggung global. Kehadiran “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” di Copenhagen menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu menjadi bagian dari percakapan internasional mengenai psikologi, karakter manusia, dan pengembangan diri.

Dari Copenhagen, perjalanan buku karya Dokter Koboi ini menjadi bukti bahwa literasi Indonesia memiliki daya tarik yang mampu melampaui batas geografis. Buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bacaan reflektif, tetapi juga menjadi referensi inspiratif bagi generasi muda, akademisi, dan masyarakat luas yang ingin memahami lebih dalam hubungan antara warna, emosi, dan karakter manusia, apalagi semua keuntungan didedikasikan untuk donasi mensupport penderita anak kanker melalui yayasan kasih anak kanker indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Sebut nama Kuntu Daud dan Abubakar Abdullah, CPH Desak Kejati Malut Segera Tetapkan tersangka kasus Korupsi Tunjangan DPRD 
Pemilih Gen Z dan Milenial Dominasi Pemilu 2029, Gibran dan AHY Dinilai Punya Modal Politik
Luncurkan 10 Buku di Usia 50 Tahun, Prabowo Puji Bahlil sebagai Sosok Petarung dan Penghibur Jokowi
Taruna Ikrar Dorong Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah Perkuat Kesehatan Anak
CPH Desak KPK Supervisi Penanganan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara
Kepala BPOM Dorong Universitas Kolaborasi Perkuat Inovasi Nasional
KAHMI Luncurkan Logo HUT ke-60, Tegaskan Komitmen untuk Kedaulatan Bangsa
CPH Desak Kajati Maluku Utara Baru Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Berbagai Capaian Keberhasilan Pemerintah Sebagai Kado Rakyat di HUT RI Ke 81

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:32 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Senin, 6 Juli 2026 - 23:38 WIB

Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:41 WIB

Kuota Perempuan Bukan Sekedar Angka

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:21 WIB

Presiden Prabowo, Dari Pinggiran Menuju Pusat Kemajuan: Program Unggulan Pemerataan Koperasi Desa Merah Putih Memutus Rantai Ketimpangan Perputaran Ekonomi Kota dan Desa

Senin, 29 Juni 2026 - 05:18 WIB

Presiden Prabowo, Dari Pinggiran Menuju Pusat Prestasi: Program Unggulan Pemerataan Sekolah Rakyat Memutus Rantai Ketimpangan Pendidikan Berkualitas antara Kota dan Desa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:00 WIB

Ciri Khas Pesantren Cabul Telah Lama Dibongkar di Novel Metamorfosis Cinta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:47 WIB

Ekspor SDA Satu Pintu: Membaca Kebijakan Prabowo melalui Teori Realitas Terintegrasi

Berita Terbaru