Dugaan Korupsi di SMKN 3 Purworejo, Aksin: Peran Kepala Sekolah dan Penyedia Jasa Harus Diungkap

- Editor

Selasa, 11 Maret 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Aksin Law Firm

Sumber/ Aksin Law Firm

Purworejo, SiaranIndonesia.com – Penasihat hukum salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di SMKN 3 Purworejo, Aksin Law Firm, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengungkap secara tuntas dugaan tindak pidana korupsi di sekolah tersebut di hadapan Aparat Penegak Hukum (APH).

Melalui siaran pers pada Senin (10/3/2025), Aksin meminta Polres Purworejo untuk melakukan pengusutan secara menyeluruh atas dugaan korupsi yang terjadi. Menurutnya, praktik korupsi di SMKN 3 Purworejo tidak hanya terbatas pada penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tetapi juga mencakup pembangunan aula dan gedung serbaguna.

“Pengungkapan kasus ini jangan hanya sebatas dana BOS. APH harus mendalami bagaimana proses pembangunan, sistem pengadaan, mekanisme lelang, hingga spesifikasi pembangunan di SMKN 3 Purworejo,” ujar Aksin.

Ia juga mengapresiasi kinerja Polres Purworejo yang telah bekerja secara maksimal dalam menangani perkara ini. Namun, ia menegaskan bahwa pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh agar semua pihak yang terlibat, termasuk kepala sekolah dan penyedia barang serta jasa, dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Peran kepala sekolah dan pihak pemborong dalam proyek ini harus diungkap. Publik berhak mengetahui bagaimana keterlibatan mereka agar kasus ini benar-benar transparan,” tambahnya.

Aksin menekankan bahwa proses penegakan hukum harus dilakukan hingga tuntas, termasuk mengungkap jumlah pasti dugaan kerugian negara dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Tidak boleh ada upaya hukum yang setengah-setengah. Harus diungkap siapa yang berbuat dan siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, tindak pidana korupsi umumnya dilakukan secara bersama-sama, bukan oleh satu individu semata. Oleh karena itu, ia mendorong APH untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini.

“Kasus ini harus dibongkar hingga ke akar-akarnya. Mari kita ungkap siapa saja pihak yang menjadi rekanan dalam praktik ini,” lanjutnya.

Aksin juga menegaskan pentingnya mengkaji seluruh tahapan pengelolaan dana di sekolah, mulai dari sistem perencanaan, penganggaran, pengelolaan, hingga laporan pertanggungjawaban.

“Ini seperti fenomena gunung es yang harus diungkap ke publik. APH harus melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh SMK, SMA, atau sekolah sederajat, baik di Jawa Tengah maupun secara nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, dugaan korupsi dana BOS di SMKN 3 Purworejo mencuat dengan keterlibatan seorang ASN di lingkungan sekolah tersebut. Dana sebesar Rp840 juta yang tersimpan di Bank Jateng diduga telah dicairkan oleh oknum ASN tersebut, mengakibatkan terganggunya kegiatan pendidikan dan operasional sekolah. Akibatnya, para guru terpaksa iuran untuk menutupi kebutuhan dasar sekolah.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Integritas dan Kerja Nyata

Berita Terbaru

Headline

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:40 WIB