Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

- Editor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) mengajak masyarakat Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, untuk meningkatkan nilai tambah buah sawo melalui sosialisasi label, desain kemasan, dan diversifikasi produk olahan berupa selai sawo. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memanfaatkan potensi lokal yang selama ini belum dioptimalkan, sekaligus memberikan solusi atas rendahnya nilai jual buah sawo di tingkat petani.

Sawo merupakan salah satu komoditas yang melimpah di Desa Kaligending. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar sehingga harga jualnya relatif rendah. Tidak sedikit pula buah sawo yang telah terlalu matang akhirnya terbuang karena tidak segera dikonsumsi maupun diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Ketua RT 02 Ketapang, Kalikudu, Pak Juni, mengungkapkan bahwa sebagian besar hasil panen sawo warga masih dijual kepada pengepul atau dipasarkan dalam bentuk buah segar dengan harga yang kurang menguntungkan.

“Sebagian besar panen sawo diambil pengepul dengan harga yang murah atau dijual ke pasar, sehingga nilai jualnya masih rendah,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 6 Unimugo menyelenggarakan sosialisasi mengenai pentingnya label dan desain kemasan sebagai strategi meningkatkan daya saing produk, sekaligus memperkenalkan diversifikasi olahan sawo menjadi selai. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 09.00–11.40 WIB, ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK, perwakilan masyarakat, dan perangkat Desa Kaligending.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa label dan kemasan yang menarik tidak hanya mempercantik tampilan produk, tetapi juga menjadi identitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan nilai tambah yang dapat berdampak pada peningkatan harga jual. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan berbagai peluang pengembangan produk berbahan dasar sawo, salah satunya selai sawo yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dibandingkan menjual buah segar.

Sebagai bentuk praktik langsung, mahasiswa KKN juga mendemonstrasikan proses pembuatan selai sawo, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan produk. Melalui demonstrasi ini, masyarakat diharapkan mampu mempraktikkan sendiri proses pembuatannya sehingga inovasi tersebut dapat terus dikembangkan secara mandiri.

Ketua Kelompok KKN, Khuswatun Khasyanah, berharap program yang telah dilaksanakan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan produk olahan sawo secara berkelanjutan.

“Semoga dengan adanya sosialisasi yang didampingi demonstrasi pembuatan selai sawo ini, masyarakat dapat terus melanjutkan dan mengembangkan program sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Bu Wiwin, mengaku tertarik dengan inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN.

“Wah, bisa jadi inovasi yang bagus agar sawo yang sudah terlalu matang tidak dibuang, tetapi bisa diolah menjadi selai sawo,” katanya.

Respon positif tersebut menunjukkan bahwa masyarakat melihat peluang baru dalam pemanfaatan komoditas lokal. Warga bahkan mulai berencana mengembangkan produksi selai sawo secara mandiri sebagai salah satu produk unggulan desa. Selain mampu meningkatkan nilai tambah buah sawo, inovasi ini juga berpotensi membuka peluang usaha baru dan mendorong tumbuhnya UMKM berbasis potensi lokal di Desa Kaligending.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN Kelompok 6 Unimugo berharap masyarakat tidak hanya mampu mengurangi limbah buah sawo yang terbuang, tetapi juga meningkatkan pendapatan melalui produk olahan yang memiliki daya saing lebih tinggi. Ke depan, Desa Kaligending diharapkan dapat berkembang menjadi sentra UMKM olahan sawo dengan berbagai inovasi produk yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus
Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Berita Terbaru