Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

- Editor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com — Membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat tidak cukup hanya dengan menghadirkan program, anggaran, dan teknologi pelayanan. Dibutuhkan karakter aparatur yang mampu menghadirkan keramahan, kesetaraan, dan kepedulian dalam setiap interaksi dengan warga.

Pesan tersebut disampaikan Rohmat Rospari saat menjadi narasumber dalam kegiatan pembangunan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Rohmat, wajah pemerintah sesungguhnya terlihat dari cara ASN melayani masyarakat. Warga yang datang ke kantor pelayanan pada dasarnya membawa kebutuhan, persoalan, bahkan tidak jarang membawa harapan untuk mendapatkan solusi.

Karena itu, menurutnya, pelayanan publik harus dimulai dari sikap sederhana: menyambut warga dengan ramah, mendengarkan persoalannya, kemudian membantu mencari jalan keluar.

“Warga datang membawa masalah. Jangan langsung disambut dengan kalimat, ‘persyaratannya kurang satu’. Tetapi sambut dengan keramahan, tanyakan apa yang bisa dibantu,” demikian pesan Rohmat dalam materi pembangunan karakter ASN.

Bagi Rohmat, keramahan dalam pelayanan bukan sekadar persoalan etika komunikasi. Sikap tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia menekankan tiga nilai yang perlu menjadi karakter utama ASN, yakni ramah, setara, dan inklusif.

Nilai ramah berarti ASN mampu menghadirkan pelayanan dengan senyum, sapaan, komunikasi yang baik, sekaligus solusi. Sementara nilai setara menuntut aparatur memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang ekonomi, jabatan, status sosial, maupun identitas warga.

“Anak pejabat dan anak pemulung harus mendapatkan hak pelayanan yang sama,” tegasnya.

Rohmat juga mengingatkan bahwa birokrasi harus mampu memastikan tidak ada warga yang merasa ditinggalkan oleh sistem pelayanan. Penyandang disabilitas, kelompok rentan, warga lanjut usia, masyarakat miskin, maupun warga dengan latar belakang keyakinan yang berbeda memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan pemerintah.

Gagasan tersebut, menurut Rohmat, relevan diterapkan dalam berbagai lini pelayanan di Kota Depok, mulai dari pelayanan terpadu, kelurahan, puskesmas hingga perangkat daerah lainnya.

Ia mengajak ASN tidak sekadar menjadi pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi menjadi representasi pemerintah yang mampu menghadirkan rasa aman, dihargai, dan dibantu bagi masyarakat.

“Pembangunan Depok tidak cukup dengan anggaran dan aplikasi. Harus dengan hati. Karena pada akhirnya, kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh akhlak orang-orang yang menjalankannya,” ujar Rohmat.

Melalui gagasan tersebut, Rohmat Rospari menempatkan pembangunan karakter ASN sebagai fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga humanis dan dipercaya masyarakat.

Bagi Rohmat, ramah, setara, dan inklusif bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang perlu diwujudkan dalam perilaku ASN sehari-hari dan menjadi bagian dari ukuran keberhasilan pelayanan publik di Kota Depok.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru