Kepala BPOM Taruna Ikrar : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Integritas dan Kerja Nyata

- Editor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SiaranIndonesia.com– Ada suasana berbeda di halaman Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Berbalut pakaian adat dan budaya Nusantara dari Sabang sampai Merauke, jajaran pimpinan dan pegawai BPOM mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat sekaligus semarak di hadiri pejabat lin

Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Taruna mengajak seluruh jajaran BPOM memaknai kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat integritas, profesionalisme, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurut Taruna, perjuangan generasi saat ini memiliki medan yang berbeda dengan perjuangan para pendiri bangsa. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka hari ini kemerdekaan harus diisi melalui kerja nyata, inovasi, pelayanan publik yang berkualitas, serta keberanian menjaga kepentingan masyarakat.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan integritas. Bagi keluarga besar BPOM, bentuk pengabdian itu adalah memastikan obat dan makanan yang beredar aman, berkhasiat atau bermanfaat, bermutu, serta memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Taruna.

Dalam momentum HUT ke-81 RI tersebut, Taruna juga menyebut pencapaian BPOM sebagai WHO Listed Authority (WLA) sebagai salah satu persembahan institusi bagi Indonesia. Pengakuan internasional tersebut menjadi simbol bahwa kapasitas regulatori Indonesia semakin mendapatkan kepercayaan di tingkat global.

“Status WHO Listed Authority merupakan kado HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari BPOM. Ini bukan hanya prestasi BPOM, tetapi prestasi Indonesia. Merah Putih semakin dipercaya dan diperhitungkan dalam sistem regulatori kesehatan dunia,” kata Taruna.

Taruna menegaskan, capaian WLA tidak boleh membuat jajaran BPOM berpuas diri. Pengakuan dunia justru membawa tanggung jawab yang semakin besar untuk mempertahankan standar, meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat inovasi regulasi, dan memastikan masyarakat menjadi penerima manfaat utama dari setiap kemajuan BPOM.

Suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan BPOM juga berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Rangkaian HUT ke-81 RI diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan rekreatif, mulai dari pertandingan bulu tangkis hingga permainan domino dengan peserta mengenakan daster. Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan suasana santai dan penuh gelak tawa di tengah keluarga besar BPOM, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antarpegawai.

Kemeriahan perlombaan menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan. Di balik unsur hiburan, kegiatan tersebut membawa semangat persaudaraan, sportivitas, kekompakan, dan gotong royong yang menjadi bagian dari nilai-nilai kemerdekaan. Perayaan HUT RI pun tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperkuat solidaritas di lingkungan kerja.

Puncak peringatan terasa semakin istimewa karena hampir seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Warna-warni busana Nusantara menghadirkan gambaran keberagaman Indonesia dalam satu barisan. Dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua, keberagaman tersebut menyatu dalam semangat Merah Putih.

Bertindak sebagai Komandan Upacara, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, dr. William Adi Teja, MD., BMed., MMed. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pimpinan serta pegawai BPOM.

Bagi Taruna, keberagaman pakaian adat yang dikenakan jajaran BPOM bukan sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan. Keragaman itu merepresentasikan Indonesia yang besar dan majemuk, sekaligus mengingatkan bahwa pelayanan BPOM harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa membedakan wilayah, suku, budaya maupun latar belakang.

“Dari Sabang sampai Merauke, kita berbeda pakaian adat, berbeda bahasa dan budaya, tetapi kita memiliki satu Merah Putih dan satu tanggung jawab: menjaga Indonesia. Dengan integritas dan kerja nyata, kita rawat kemerdekaan dan kita bawa Indonesia semakin dihormati dunia,” pungkas Taruna.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru