Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

- Editor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Sampah rumah tangga yang selama ini dianggap sebagai barang tak berguna ternyata dapat menjadi sumber manfaat sekaligus peluang ekonomi. Semangat itulah yang coba dibangun mahasiswa KKN Berdampak Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Tahun 2026 bersama masyarakat Desa Kebagoran melalui gerakan menghidupkan kembali bank sampah.

Gerakan tersebut diawali dengan kegiatan edukasi pengelolaan sampah yang digelar di Balai Desa Kebagoran, Sabtu (18/7/2026). Sekitar 40 warga dari RT 01 hingga RT 11 hadir dan terlibat dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Desa Kebagoran, Sarikun, S.M., serta Direktur Bank Sampah Desa Kebagoran, Yuliarsih.

Bukan sekadar sosialisasi, kegiatan ini mengajak warga melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda. Sampah yang selama ini berakhir di tempat pembuangan dapat dipilah, dimanfaatkan kembali, bahkan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Warga juga diperkenalkan kembali dengan konsep bank sampah sebagai wadah untuk mengumpulkan sampah bernilai jual yang kemudian dapat ditabung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Langkah tersebut menjadi penting mengingat pengelolaan sampah di Desa Kebagoran masih menghadapi sejumlah tantangan. Kebiasaan memilah sampah dari rumah belum sepenuhnya berjalan, sementara aktivitas bank sampah belum optimal dan pemahaman mengenai manfaat ekonomi dari sampah masih perlu diperkuat.

“Reaktivasi bank sampah ini bukan sekadar mengumpulkan sampah, tetapi bagaimana kita mengubah pola pikir masyarakat agar lebih bijak dalam memproduksi dan mengelola sampah sehari-hari demi kelestarian lingkungan desa kita tercinta,” ujar Kepala Desa Kebagoran, Sarikun, S.M.

Untuk memperkuat edukasi, mahasiswa KKN juga memasang “Plang Umur Sampah” di sekitar lokasi kegiatan. Papan informasi tersebut menampilkan perkiraan waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai secara alami. Pesannya sederhana: semakin lama sampah bertahan di lingkungan, semakin besar pula tanggung jawab manusia untuk mengelolanya.

Program ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan metode Participatory Action Research (PAR). Masyarakat tidak ditempatkan sebagai penerima program semata, tetapi menjadi bagian penting dalam mengenali persoalan, menemukan potensi, menjalankan aksi, dan menjaga keberlanjutan gerakan pengelolaan sampah.

Melalui gerakan tersebut, KKN Berdampak UNIMUGO berharap bank sampah di Desa Kebagoran tidak hanya kembali aktif, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan baru masyarakat. Sebab, menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar. Cukup dimulai dari rumah: memilah sampah, menyetorkannya ke bank sampah, dan mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan
Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat
Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China

Selasa, 22 September 2026 - 13:47 WIB

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Berita Terbaru

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB