Pengungsi Palestina di Jordania Paling Banyak, Sharing Happiness Kirim Bantuan

- Editor

Rabu, 9 Oktober 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan untuk Palestina di Jordania dari Sharing Happiness

Bantuan untuk Palestina di Jordania dari Sharing Happiness

Jordania, Siaran Indonesia- Lembaga kemanusiaan dari Indonesia Sharing Happiness turut serta mendistribusikan bantuan untuk para pengungsi Palestina di Jordania. Bantuan di salurkan oleh relawan kemanusiaan Eko Sulistio, dibantu para mahasiswa dari Indonesia di Jordania.

Mengapa bantuan di pusatkan di Jordania karena negara ini menjadi penampung terbesar dari para pengungsi Palestina dengan jumlah mencapai jutaan jiwa. Sementara bantuan untuk mereka belum sebanding dengan jumlah pengungsi yang ada.

Baca juga: Ada 4,5 Juta Pengungsi Palestina di Jordania, Relawan Indonesia Gencar Kirim Bantuan

“Selain mendistribusiakan bantuan di kamp-kamp pengungsian di wilayah perbatasan Jordania, kita juga mengirim bantuan ke Gaza melalui jalur darat melewati pintu perbatasan King Hussein Bridge di perbatasan Tepi Barat WestBank Jordania dengan Palestina lalu menuju Zikiem Border untuk selanjutnya menuju Gaza Palestina,” ujar Eko, Selasa (8/10).

Adapun kamp-kamp pengungsian yang mendapat bantuan yakni di kamp Muqobalyn, AlSuknah, dan di Kamp Gaza Jordania. Selain Sharing Happiness, bantuan juga datang dari berbagai Lembaga Kemanusiaan lain, seperti Relawan Nusantara, Masjid Nusantara, , dan Siaga Peduli, serta bantuan yang bersifat pribadi.

Di sana, Eko mendistribusikan bantuan berupa paket bahan pangan keluarga sebanyak 1536 Box. Tepung terigu 24 ton, beras 10 ton, gula 7 ton, susu bubuk 2 ton, garam 2 ton, kacang-kacangan 12 ton, daging kaleng 2800 pack, ikan tuna 3000 kaleng, paket makanan siap saji 1500 paket, paket makanan anak dam balita 10.000 paket, dan selimut 500 lembar.

Baca juga: Islamadina Bayana, Aktif Beri Bantuan di Dalam dan Luar Negeri

Mengapa Lewat Jordania.

Eko menjelaskan, bantuan dipusatkan di Jordania karena pintu perbatasan Rafah, Mesir ditutup yang menuju ke arah Gaza. Akses jalan melalui mesir juga sudah rusak parah, tidak bisa dilewati. Perbatasan Jordana menjadi satu-satunya jalur darat yang masih dibuka.

Eko menyebut sudah tidak ada lagi rumah sakit yang berfungsi di Gaza, Palestina. Sehingga seluruh korban dilarikan ke Jordania. Hal ini diperparah dengan dihentikannya bantuan kemanusiaan dari lembaga Internasional yang dikelola UNRWA.

“Untuk bantuan ke Gaza kita menggunakan kontrainer-kontrainer dan bergabung dengan bantuan-bantuan international seperti dari UN, WFP, Turkey, UK, Community Muslim USA, Community Muslim South Africa, Pakistan, Malaysia, Bosnia, Germany, Netherlands dll,” ucapnya.

Eko menyebut wilayah penyerangan tentara Zionis Israel kink semakin meluas, bukan hanya di Gaza tapi juga Tepi Barat, yakni di Hebron, Ramallah, Tulkarem, Jenin, Jerusalem, Bethlehem, serta meluas hingga ke Lebanon. “Ini terbukti sudah lebih dari 1000 jiwa melayang di Tepi Barat dan Lebanon Selatan,” ucapnya.

Kondisi ini kata Eko, membuat para pengungsi semakin banyak, sementara jumlahnya tak sebanding dengan jumlah bantuan yang ada.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Situs Iran, IRNA Down
Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika
Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik
Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia
Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Meluruskan Narasi 8 Tuntutan Aksi Mahasiswa: Komitmen Penuh Pemerintahan Prabowo Menuju Indonesia Emas yang Berkeadilan dan Merakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Wujudkan Pembangunan Adil: Prabowo Buka Jalur Raksasa Sumatra-Kalimantan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Berbagai Capaian Keberhasilan Pemerintah Sebagai Kado Rakyat di HUT RI Ke 81

Berita Terbaru