Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

- Editor

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEHERAN, SiaranIndonesia.com  — Jutaan warga Iran turun ke jalan di berbagai kota besar pada Minggu (1/3/2026) menyusul pengumuman resmi kematian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Ayatollah Ali Khamenei. Massa memadati pusat-pusat kota seperti Teheran, Isfahan, Mashhad, Qom, dan Zanjan untuk meratapi kepergian tokoh yang telah memimpin Iran selama beberapa dekade tersebut dan menunjukkan penghormatan publik yang luas.

Pemerintah Iran menyatakan Khamenei wafat setelah serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat dan Israel, yang kemudian diklaim oleh Tehran sebagai tindakan agresi asing. Sebagai respons, pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan tujuh hari libur resmi sebagai penghormatan kepada sang pemimpin.

Suasana Jalanan dan Respons Publik

Di sejumlah lokasi, kerumunan terlihat seperti “laut manusia”, dengan orang-orang berkumpul sambil mengibarkan bendera nasional, foto Khamenei, dan mengecam serangan yang menewaskan pemimpin mereka. Suasana duka, tangisan, serta ratapan terdengar di tengah massa yang memenuhi alun-alun publik dan tempat-tempat suci.

Selain itu, sejumlah aksi solidaritas dan pengutukan terhadap Amerika Serikat dan Israel muncul dalam unjuk rasa di kota-kota lain, termasuk di luar wilayah Iran. Di Baghdad (Iraq), misalnya, warga juga berkumpul di jalan untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada rakyat Iran.

Tegangan Regional Semakin Memanas

Kematian Khamenei dan gelombang aksi massa di Iran terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang memuncak di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Republik Islam mengecam serangan yang menewaskan pemimpin tertingginya sebagai “kejahatan besar”, sementara Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan balasan tegas terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Para pengamat menyatakan bahwa peristiwa ini berpotensi berdampak jauh terhadap stabilitas politik domestik Iran maupun hubungan internasional di kawasan, terutama mengingat peran strategis Iran di Timur Tengah.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Situs Iran, IRNA Down
Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika
Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik
Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia
Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional
Peringati Idul Adha 1446 H, Satriani Wisata Salurkan Hewan Kurban untuk Warga di Hebron Palestina

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:54 WIB

PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49 WIB

TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI-Polri di Istana Kepresidenan Untuk Beri Taklimat Penting

Berita Terbaru

M. Shoim Haris, Peserta Program Doktor Ilmu Ekonomi UNTAG Surabaya

Opini

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Sabtu, 10 Okt 2026 - 00:44 WIB