Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

- Editor

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor DKI Jakarta mendesak Polres Metro Jakarta Selatan segera menaikkan perkara dugaan pengeroyokan terhadap kader PMII, Aniendya Hagel Pratama (20), dari penyelidikan ke penyidikan. LBH menilai sejumlah bukti awal telah tersedia dan perkara perlu mendapat kepastian hukum.

Pengurus LBH GP Ansor DKI Jakarta, Andika, mengatakan bukti awal yang telah diperoleh antara lain hasil visum, keterangan saksi, dan bukti percakapan elektronik. “Bukti awal sudah ada. Kami meminta polisi tidak berlama-lama di tahap penyelidikan. Segera naikkan perkara ke penyidikan agar seluruh alat bukti dapat dikembangkan dan diuji. Jika dalam penyidikan diperoleh bukti yang cukup, segera tetapkan pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka,” kata Andika.

Menurut Andika, pengembangan alat bukti dapat dilakukan dalam proses penyidikan. Polisi masih dapat menelusuri rekaman CCTV, bukti elektronik, keterangan saksi tambahan, maupun petunjuk lain untuk memperjelas peristiwa dan mengurai keterlibatan masing-masing pihak. Karena itu, LBH meminta pencarian bukti tidak menjadi alasan untuk membiarkan perkara berlarut tanpa kepastian.

Perkara tersebut tercatat dalam LP/B/3374/VIII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Dugaan pengeroyokan terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 26 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan keterangan korban, sekitar delapan orang dengan menggunakan tiga mobil diduga mendatanginya di lokasi. Korban mengaku mengalami kekerasan hingga kehilangan kesadaran. Setelah sadar, ia mendapati luka dan pembengkakan pada wajah. Keterangan tersebut masih harus diuji dan dikonfirmasi melalui proses hukum.

LBH GP Ansor DKI Jakarta meminta polisi tidak berhenti pada pengungkapan adanya dugaan kekerasan. Penyidik juga diminta mengurai peran masing-masing pihak yang diduga terlibat, termasuk siapa yang melakukan, siapa yang turut serta, dan siapa yang dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan alat bukti.

“Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami meminta proses hukum berjalan profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu. Kalau alat bukti sudah cukup, jangan ragu menetapkan tersangka. Korban berhak mendapatkan kepastian hukum,” ujar Andika.

Dalam waktu dekat, LBH GP Ansor DKI Jakarta akan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengawal perkembangan perkara. LBH meminta kasus tersebut segera dibuat terang dan seluruh bukti ditindaklanjuti. “Jangan sampai kasus ini kembali memperkuat anggapan bahwa hukum tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas. Kami meminta kepolisian membuktikan bahwa hukum berlaku setara bagi siapa pun. Jika alat bukti telah cukup, segera tetapkan tersangka sesuai ketentuan hukum,” kata Andika.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru