Petahana Teriak Lanjutkan, Koordinator Gempar: Itu Beli Kulit Mukanya di Mana?

- Editor

Kamis, 12 September 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, KOTA DEPOK – Sekumpulan pemuda Kota Depok mendatangi Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Cipayung yang dalam beberapa waktu ini katanya sedang bermasalah karena volume yang sudah berlebihan.

Sekelompok pemuda itu adalah Gempar (Gerakan Muda Perubahan), GASSD1 dan Perwakilan Gemmas (Gerakan Muda Indonesia Emas) yang sengaja mengunjungi TPA Cipayung tersebut.

Koordinator Gempar, Adam terkejut ketika melihat kondisi TPA Cipayung ini sangat mengenaskan.

Menurutnya, jargon Sejahtera untuk Semua dan Lanjutkan yang selalu dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Depok yang juga akan maju pilkada di November mendatang ternyata tidak sebanding seperti apa yang selama ini ada di media.

Salah satu pemuda asal Tapos tersebut mempertanyakan sumber anggaran pembuatan Pos Jaga Jembatan Timbang. “Itu membikinnya pakai anggaran dari mana? Dana pribadi Wakil Wali Kota atau APBD, kok bisa Sehancur ini?

Ia melanjutkan, “Siapa yang mau jaga di sini? Jin saja ogah di sini.”

Juan Fath dari GASSD1 mengatakan bahwa sebenarnya banyak solusi untuk mengatasi masalah sampah, tinggal tergantung kemauan pemerintah apakah mau cepat selesai masalah tersebut atau hanya mengikuti standar normal saja.

“Simple saja jika ingin selesai, Jadikan program penyelesaian sampah menjadi prioritas, karena memang salah satu masalah bagi warga Kota Depok sekarang adalah penanganan sampah, di samping juga masalah macet Sawangan dan pemerataan kesejahteraan bagi semua kelompok masyarakat,” kata Juan Fath.

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru