Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Menanggapi dinamika yang berkembang di ruang publik terkait tragedi hukum dimana kasus dugaan korupsi besar yang melibatkan Pimpinan dari Kejaksaan dimulai dari penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik menemukan barang bukti yang cukup fantastis dan mengejutkan publik. Sebelumnya Kejaksaan dengan kekuasaanya mengungkap mega korupsi lain yang melibatkan kepolisian. Tidak berhenti di sini alih-alih Kejaksaan ikut mendukung penegakan hukum namun malah ikut melindungi pimpinan kejaksaan dengan meminta bantuan dari instansi lain yakni TNI. Persepsi adanya unjuk kekuatan antara institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Republik Indonesia, dan dibantu oleh Instansi TNI.

Dosen Hukum Institut Aqidah Al Hasyimiyah Jakarta, Fani Ruusul Masail, mengingatkan bahwa setiap lembaga penegak hukum harus tetap menempatkan kepentingan bangsa, supremasi hukum, dan keadilan sebagai orientasi utama bukan saling unjuk kekuatan.

Menurut Fani, dalam negara hukum (rechtstaat), kewenangan setiap institusi telah diatur secara konstitusional dan melalui peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, setiap dinamika hubungan antar penegak hukum hendaknya diselesaikan melalui mekanisme kelembagaan yang profesional, transparan, dan berdasarkan hukum, bukan melalui pendekatan yang dapat memunculkan persepsi rivalitas di tengah masyarakat adu kekuatan tidak boleh dibiarkan dalam negara hukum.

“Publik membutuhkan kepastian hukum, bukan pertunjukan kekuatan antar lembaga. Sinergi antar aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana,” ujar Fani.

Ia menjelaskan bahwa sistem peradilan pidana di Indonesia dibangun atas prinsip koordinasi dan saling melengkapi fungsi antar penegak hukum. Karena itu, hubungan kedua institusi seharusnya diarahkan pada penguatan efektivitas penegakan hukum bukan saling melemahkan.

Fani juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk menyikapi berbagai perkembangan dengan mengedepankan kritik yang membangun dan mendukung segala upaya penegakan hukum untuk membasmi korupsi di negeri ini.

Namun asas praduga tak bersalah serta tidak terburu-buru membangun narasi yang dapat memperkeruh suasana sebelum terdapat fakta hukum yang jelas.

“Perbedaan pandangan dalam pelaksanaan kewenangan merupakan hal yang dapat terjadi dalam praktik ketatanegaraan. Namun, penyelesaiannya harus tetap berada dalam koridor konstitusi, profesionalisme, dan penghormatan terhadap hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa reformasi penegakan hukum hanya akan berhasil apabila seluruh institusi memperkuat koordinasi, akuntabilitas, dan keterbukaan kepada publik. Langkah tersebut akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum sekaligus memastikan bahwa setiap proses hukum berjalan secara adil dan independen juga menekankan pentingnya pendekatan profesional, humanis, dan sinergi antarlembaga dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Fani berharap seluruh aparat penegak hukum dapat terus menjaga integritas institusi serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan sektoral. Dengan demikian, penegakan hukum di Indonesia akan semakin berwibawa, berkeadilan, dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap negara hukum.

Komentar Facebook

Berita Terkait

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Segel Mencair, Aturan Mengalah: Kompromi Busuk di Balik Pabrik Ilegal PT IKN Banyumas
Oknum Penyidik Polres Jakpus Diduga Kriminalisasi Korban Pencurian, Terungkap di Persidangan
Garuda Institute Dukung Penataan BUMN, Dorong Efisiensi dan Manfaat bagi Rakyat
Ancaman Sandwich Generation di Tengah Tren Keluarga Kecil dan Populasi Lansia
Pernah Jadi Duta Inspirasi Indonesia, Mahasiswa Unimugo Kembali Torehkan Prestasi Nasional
Solusi Baitullah Indonesia Dorong Penguatan Pengawasan Pemasaran Haji dan Umrah
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34 WIB

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tampil dan Hadiri Kegiatan Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Al Muhajirin Depok

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:25 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:21 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SMP Islam Al-Alaq Hadirkan Konsultan PRIMAGEN Tes Minat Bakat Di Character Building Camp 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:18 WIB