Linmas di Kebumen Bakal Mendapat Jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

- Editor

Selasa, 6 Agustus 2024 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai mengadakan apel bersama Linmas se Kecamatan Alian dalam rangka pengamanan Pilkada 2024. Apel berlangsung di Lapangan Desa Krakal, Selasa 6 Agustus 2024.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai mengadakan apel bersama Linmas se Kecamatan Alian dalam rangka pengamanan Pilkada 2024. Apel berlangsung di Lapangan Desa Krakal, Selasa 6 Agustus 2024.

Kebumen, Siaran Indonesia – Para Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Kebumen bakal mendapat jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang pembiayaannya ditanggung oleh Pemkab Kebumen.

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai mengadakan apel bersama Linmas se Kecamatan Alian dalam rangka pengamanan Pilkada 2024. Apel berlangsung di Lapangan Desa Krakal, Selasa 6 Agustus 2024.

Baca juga: Deklarasi Cabup Lilis oleh DPC Gerindra Kebumen Disebut Menyalahi Aturan Partai

Baca juga: Ribuan Masyarakat Bawah Deklarasi Dukung Arif-Rista di Pilkada Kebumen
Bupati menyampaikan sebagai pasukan pengamanan paling depan, kesejahteraan Linmas harus diperhatikan.

Tugas Linmas mengacu pada Permendagri nomor 26 tahun 2020. Ada lima fungsi yang harus dijalankan. Selain untuk ketertiban lingkungan, juga bisa untuk penanggulangan bencana, menjaga keamanan saat pemilihan umum, membantu kegiatan sosial kemasyarakatan serta membantu upaya pertahanan negara.

“Untuk itu maka anggota Linmas perlu diperhatikan kesejahteraannya. Mereka harus kita berikan jaminan BPJS kesehatan dan juga ketenagakerjaan. Itu menjadi tanggung jawab pemerintah; dalam hal ini Bupati untuk memikirkan,” ujar Bupati di lokasi.

Sejauh ini, kata Bupati, pihaknya telah memberikan bantuan atau santunan kepada ahli waris Linmas yang meninggal dunia, sebesar Rp2 juta. Ke depan, menurut Bupati pemberian uang insentif untuk para Linmas juga harus dipikirkan. “Jadi perlahan, ini sebagai bentuk rasa tresno pemerintah terhadap Linmas,” tuturnya.

Baca juga: Pemkab Kebut Revitalisasi Alun-alun Kebumen, Oktober Ditargetkan Rampung

Baca juga: Berhasil Tekan Inflasi, Kebumen Raih SPHP Awards Terbaik 1 Nasional

Sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban lingkungan di desa dan menjaga keamanan TPS saat Pilkada, Bupati berharap anggota Linmas semua sehat. Sehingga nanti bisa menjalankan tugas hingga selesai.

“Tidak semua orang mau dan bersedia menjadi anggota Linmas, karena tidak ada kesejahteraannya. Padahal menjadi Linmas adalah tugas mulia,” kata Haris salah satu anggota Linmas.

Ia masih ingat, pada saat Pilpres tahun 2019 lalu, sejumlah anggota Linmas di Kabupaten Kebumen ada yang sampai sakit bahkan ada yang sampai meninggal dunia, karena kelelahan dalam membantu pengamanan Pilpres saat itu.

“Tugas Linmas luar biasa. Untuk itu sekali lagi Perlu dipikirkan untuk layak mendapat kesejahteraan dan kesehatan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kasatpol PP Kebumen Ira Puspitasari mengatakan, jumlah Linmas di Kebumen total ada 12.422 orang. Pemerintah masih perlu melakukan pendataan kepada semua Linmas untuk mengetahui: mana di antara mereka yang masih aktif dan sebaliknya. Data itu diperlukan dalam rangka penyesuaian program yang akan dijalankan pemerintah.

“Kalau jumlah Linmas di Kebumen ada 12.422, ini perlu kita data ulang. karena harus ada penyesuaian bila nantinya ada program khusus yang diberikan untuk Linmas, misalnya tadi pemberian BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” ujarnya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus
Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
HMI Cabang Kebumen Tempuh Jalur Resmi, Minta Klarifikasi Empat Dinas soal Operasional Salah Satu Tempat Karaoke
Tragedi Matinya Tapir di Mesuji: SIGER Institute Soroti Darurat Tata Kelola Lingkungan dan Lambannya Respons Otoritas Terkait
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ
Kasus BUMD AUKJ Kebumen Memanas, Penasihat Hukum Berharap Penyidik Ungkap Semua Pihak yang Terlibat

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 18:28 WIB

Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan

Senin, 13 Juli 2026 - 08:27 WIB

Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:38 WIB

MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:53 WIB

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:58 WIB

Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:02 WIB

Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru