Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

- Editor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mengalir menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama.

Setelah melakukan silaturahmi dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen NU di sejumlah daerah, Gus Salam membawa harapan akan hadirnya kepemimpinan yang mampu mengembalikan soliditas organisasi, memperkuat rekonsiliasi, serta menjaga marwah Nahdlatul Ulama.

Gus Salam sendiri menyatakan maju dengan membawa semangat **khidmah dan rekonsiliasi organisasi**. Kehadirannya dalam dinamika menuju Muktamar semakin menguat sebagai salah satu poros alternatif kepemimpinan PBNU yang menawarkan kepemimpinan bermoral, berakar kuat pada tradisi pesantren, serta mengutamakan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Di tengah dinamika kontestasi yang semakin menghangat, nama Gus Salam Denanyar semakin nyaring diperbincangkan sebagai alternatif kepemimpinan yang membawa harapan moral. Sosoknya dinilai menawarkan penguatan poros pesantren, rekonsiliasi antar-elemen, serta upaya mengembalikan NU kepada marwah, etika, dan tradisi keulamaan.

Gagasan mengenai kepemimpinan yang lebih beradab, menjauhi praktik politik uang, serta memperkuat supremasi ulama melalui tradisi musyawarah menjadi sejumlah nilai yang melekat dalam agenda yang dibawa Gus Salam.

Bagi sebagian warga Nahdliyin, munculnya figur alternatif menjadi harapan agar Muktamar tidak sekadar menjadi arena kontestasi kekuasaan, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi dan pembenahan organisasi.

Seorang Ketua PCNU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kegelisahannya terhadap dinamika yang terjadi menjelang Muktamar. Ia berharap proses pemilihan kepemimpinan PBNU dapat berlangsung secara bermartabat dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan para pendiri NU.

“Kami miris sekali melihat kondisi NU hari ini, di mana ada praktik-praktik yang kami nilai tidak bermoral dan intimidatif untuk menguasai PBNU. Jangan sampai perjuangan tulus para muassis yang telah mendirikan NU justru dikotori oleh kepentingan-kepentingan yang menjauh dari nilai organisasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan adanya kerinduan sebagian kalangan terhadap kepemimpinan yang dinilai lebih mengedepankan moral, keteladanan, musyawarah, dan persatuan.

Ketika isu nurani, etika, dan moralitas menjadi perhatian warga Nahdliyin dalam menentukan arah masa depan organisasi, Gus Salam Denanyar semakin menemukan gaungnya sebagai salah satu figur alternatif dalam arena Muktamar.

Dengan membawa agenda rekonsiliasi dan penguatan kembali tradisi keulamaan serta pesantren, Gus Salam diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mempertemukan berbagai kekuatan di tubuh NU.

Kini, menjelang Muktamar, dinamika dukungan terhadap berbagai figur terus berkembang. Namun, bagi para pendukung Gus Salam, yang paling utama bukan sekadar siapa yang memenangkan kontestasi, melainkan bagaimana NU ke depan tetap berdiri tegak sebagai jam’iyah yang menjaga persatuan, marwah ulama, dan amanat perjuangan para muassis.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC
Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar
Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan
Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan
Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla
Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel
Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB