Tak Ada Lagi Anak Depok yang Putus Sekolah, Hamzah Paparkan Rencana Supian-Chandra

- Editor

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, DEPOK – Sekretaris DPC Gerindra Kota Depok Hamzah mengungkapkan komitmen pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah, dalam membangun infrastruktur pendidikan di Depok. Salah satu fokus utama mereka adalah memastikan tersedianya sekolah negeri di setiap kelurahan.

“Depok punya 63 kelurahan. Kalau di setiap kelurahan minimal ada dua sekolah negeri, orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk menyekolahkan anak-anaknya,” kata Hamzah, dalam sambutannya di kampanye pasangan Supian-Chandra di kawasan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Jumat (4/10/2024).

Menurut Hamzah, selama 20 tahun terakhir, tidak ada niatan yang serius dari pemerintah kota untuk membangun sekolah negeri di setiap kelurahan. Hal ini yang menyebabkan banyak warga kesulitan memasukkan anaknya ke sekolah negeri. “Kenapa 20 tahun gak bisa? Karena tidak ada niatan membangun. Kalau Supian-Chandra terpilih, sekolah akan lebih mudah diakses,” ujarnya.

Selain membangun sekolah, Hamzah juga menyoroti program beasiswa yang dijanjikan oleh pasangan Supian-Chandra. “Cita-cita orang tua adalah melihat anaknya menjadi sarjana. Dengan Supian-Chandra memimpin, beasiswa akan diberikan agar semua anak Depok bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi,” tegas Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah menyinggung praktik politik uang yang mungkin terjadi jelang Pilkada. Ia mengimbau warga Depok untuk tidak terpengaruh dengan pemberian uang tunai dari pihak-pihak tertentu.

“Kalau ada yang ngasih duit Rp150 ribu sehari sebelum pencoblosan, ambil saja duitnya, tapi tetap pilih Supian-Chandra,” katanya sambil mengingatkan warga untuk tetap memilih calon yang memiliki visi membangun kota Depok.

Hamzah juga menjelaskan bahwa pasangan Supian-Chandra berkomitmen untuk memperluas akses beasiswa melalui kerja sama dengan pihak DPR RI.

“Pak Ir Nuroji setiap tahun memberikan 500 beasiswa melalui aspirasi. Kalau Supian-Chandra terpilih, beasiswa gratis untuk kuliah akan semakin banyak diberikan kepada warga Depok,” ungkap Hamzah.

Selain pendidikan, Hamzah menegaskan bahwa Supian-Chandra juga memiliki program penting lainnya, seperti membangun Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mengatasi pengangguran di Depok.

“Kita punya sekitar 1.500 perusahaan di Depok. Pemerintahan Supian-Chandra akan menekan agar setiap perusahaan mempekerjakan minimal 40 persen warga Depok,” jelasnya.

Hamzah juga menyindir kinerja pemerintah kota selama 20 tahun terakhir yang menurutnya hanya mementingkan kelompok tertentu. “Selama 20 tahun, pengangguran dan lulusan S1 banyak yang tidak terurus. Pemerintah hanya memikirkan kelompoknya sendiri, tidak memikirkan warganya,” kritik Hamzah.

Dalam paparannya, Hamzah juga menyentuh soal distribusi Kartu Depok Sejahtera (KDS) yang dinilai tidak merata. “Ada yang dapat KDS? Kalau tidak, berarti ibu-ibu bukan kelompok mereka. Tapi kalau Supian-Chandra terpilih, semua warga Depok akan mendapatkan manfaatnya, bukan hanya kelompok tertentu,” ujarnya.

Hamzah menegaskan bahwa pemerintahan Supian-Chandra akan lebih memperhatikan sektor pendidikan dan kesehatan, dua hal yang menjadi prioritas utama.

“Kalau Supian-Chandra jadi wali kota dan wakil wali kota, ibu-ibu bisa ke puskesmas gratis. Ini salah satu program yang dijanjikan,” tutupnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB