Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

- Editor

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Siaran Indonesia — Politisi senior Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai kebijakan hilirisasi perekonomian Indonesia tidak boleh dilepaskan dari akar peradaban bangsa. Tanpa pijakan ideologis yang kuat, hilirisasi berisiko menjadi sekadar agenda industrialisasi teknokratis yang minim dampak bagi kesejahteraan rakyat.

Menurut Ridwan, sejak awal kemerdekaan, pengelolaan sumber daya alam telah ditegaskan konstitusi sebagai instrumen untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Namun dalam praktiknya, ia menilai orientasi kebijakan ekonomi kerap bergeser pada kepentingan jangka pendek dan kelompok tertentu.

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

“Hilirisasi seharusnya menjadi alat kedaulatan ekonomi, bukan sekadar proyek ekonomi bernilai besar yang manfaatnya tidak merata,” kata Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Kamis 22 Januari 2025.

Ia menegaskan, hilirisasi yang tidak berangkat dari nilai peradaban bangsa berpotensi melahirkan ketimpangan baru, terutama di daerah penghasil sumber daya alam. Ridwan menyoroti masih terbatasnya keterlibatan masyarakat lokal dan UMKM dalam rantai industri hilir yang tengah dibangun pemerintah.

Ridwan menilai, menelusuri kembali peradaban bangsa berarti meneguhkan kembali Pancasila sebagai arah pembangunan ekonomi. Prinsip keadilan sosial, kata dia, harus menjadi indikator utama keberhasilan hilirisasi, bukan semata peningkatan ekspor atau pertumbuhan industri.

Paradigma Baru Golkar: Refleksi Ridwan Hisjam tentang Masa Depan Partai

“Pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan hanya akan memperlebar jurang sosial. Di sinilah negara harus hadir, memastikan hilirisasi memberi nilai tambah bagi rakyat, bukan hanya bagi pemodal,” ujarnya.

Ridwan Hisjam merupakan politisi senior Partai Golkar dengan pengalaman panjang di parlemen. Ia telah lima periode menjabat sebagai anggota DPR RI, dan kerap terlibat dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional. Pengalaman tersebut, menurutnya, memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi selalu ditentukan oleh keberpihakan negara.

Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat regulasi, memperluas transfer teknologi, serta memastikan industri hilir terintegrasi dengan ekonomi rakyat. Tanpa langkah tersebut, Ridwan mengingatkan, hilirisasi berpotensi kehilangan makna strategisnya sebagai alat transformasi ekonomi nasional.

Ridwan Hisjam dan Akbar Tandjung, Poros Lama yang Tetap Jadi Acuhan Kader-kader Golkar

Ridwan berharap, dengan menjadikan nilai peradaban bangsa sebagai pijakan utama, kebijakan hilirisasi dapat menjadi instrumen pembangunan yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah
Mahasiswa Semester 5 Prodi Manajemen UNIMUGO Laksanakan Field Trip ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026

Senin, 2 November 2026 - 14:45 WIB

Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:38 WIB

PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:51 WIB

KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Alumnus Gontor Awaluddin Faj Dilantik Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding

Berita Terbaru