Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Sejumlah mahasiswa di Kebumen menyampaikan keluhan terkait mekanisme penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di salah satu perguruan tinggi keagamaan. Keluhan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya skema pembagian dana bantuan yang dinilai memberatkan sebagian penerima.

Informasi ini mencuat setelah beberapa mahasiswa, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku mengalami tekanan sosial dalam pengelolaan dana KIP Kuliah. Mereka menyebut terdapat praktik berbagi dana biaya hidup KIP kepada mahasiswa lain yang tidak menerima bantuan, dengan nominal yang menurut mereka cukup signifikan setiap semester.

Para mahasiswa menuturkan bahwa praktik tersebut dirasakan bukan semata-mata sebagai bentuk solidaritas, melainkan menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan hak bantuan apabila tidak mengikuti mekanisme yang berkembang di lingkungan kampus.

“Di kampus kami ada sistem berbagi dana KIP dengan mahasiswa lain yang tidak menerima bantuan. Jumlahnya jutaan rupiah per semester dan kami merasa tertekan,” ujar salah satu mahasiswa, Senin (19/01/2026).

Menurut pengakuan mahasiswa, kondisi tersebut menempatkan mereka pada posisi dilematis. Di satu sisi, mereka memahami pentingnya nilai kebersamaan. Namun di sisi lain, mereka menilai praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan ketentuan resmi penyaluran KIP Kuliah.
Mahasiswa juga mengaku memiliki kekhawatiran apabila menyampaikan keluhan secara terbuka, karena adanya rasa takut terhadap kemungkinan konsekuensi akademik maupun administratif.

“Kami ingin persoalan ini dikaji secara adil dan terbuka. Kami punya bukti, tetapi masih takut jika identitas kami diketahui,” ungkap salah satu narasumber.

BACA: Tragedi di Kec. Buayan: Dosa Kyai, Kepala Desa, dan Tetangga?

Menanggapi hal tersebut, pihak redaksi melakukan klarifikasi kepada Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat pemotongan dana KIP Kuliah oleh pihak kampus. Menurutnya, pengelolaan dana KIP sepenuhnya berada di tangan mahasiswa penerima tanpa intervensi birokrasi kampus.

“Kami ingin meluruskan bahwa tidak ada pemotongan dana KIP, karena seluruh dana dikelola langsung oleh mahasiswa penerima,” ujarnya, Selasa (20/01/2026).

Ia membenarkan adanya budaya saling membantu antar mahasiswa, termasuk antara penerima KIP dan mahasiswa yang tidak menerima bantuan. Namun, ia menegaskan bahwa praktik tersebut bersifat sukarela dan tidak disertai paksaan atau ancaman administratif.

“Di kampus kami memang ada semangat saling membantu, tetapi itu berdasarkan kesadaran, bukan kewajiban,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa pembagian dana biaya hidup KIP tidak dibenarkan dalam ketentuan resmi, namun menilai praktik tersebut muncul dari nilai solidaritas yang berkembang di lingkungan mahasiswa, bukan sebagai kebijakan institusional.

BACA: Ngalap Barokah Ulama Pendiri Kemenag Asal Kebumen

Sebagai informasi, KIP Kuliah merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Penyaluran dan pemanfaatannya telah diatur secara khusus oleh regulasi yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat penetapan hukum dari aparat berwenang terkait dugaan penyimpangan penyaluran KIP Kuliah sebagaimana disampaikan mahasiswa. Media ini menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan membuka ruang klarifikasi lanjutan dari seluruh pihak terkait.

Klik Download Kitab atau Buku Karya Gus Wahyu NH. Aly (PDF) :

– Kitab As-Siraj (Tahlil An-Nahw Wa-Shorf fi Al-Hikam)

– Buku Hoaks PP. Alkahfi Somalangu

– Novel Metamorfosis Cinta

Komentar Facebook

Berita Terkait

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Segel Mencair, Aturan Mengalah: Kompromi Busuk di Balik Pabrik Ilegal PT IKN Banyumas
Oknum Penyidik Polres Jakpus Diduga Kriminalisasi Korban Pencurian, Terungkap di Persidangan
Garuda Institute Dukung Penataan BUMN, Dorong Efisiensi dan Manfaat bagi Rakyat
Ancaman Sandwich Generation di Tengah Tren Keluarga Kecil dan Populasi Lansia
Pernah Jadi Duta Inspirasi Indonesia, Mahasiswa Unimugo Kembali Torehkan Prestasi Nasional
Solusi Baitullah Indonesia Dorong Penguatan Pengawasan Pemasaran Haji dan Umrah
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34 WIB

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tampil dan Hadiri Kegiatan Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Al Muhajirin Depok

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:25 WIB

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:21 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SMP Islam Al-Alaq Hadirkan Konsultan PRIMAGEN Tes Minat Bakat Di Character Building Camp 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:18 WIB