Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK 3 Purworejo, Kepala Sekolah: “Saya Bertanggung Jawab”

- Editor

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

PURWOREJO, SiaranIndonesia.com – Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK 3 Purworejo terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Sebelumnya, dilaporkan bahwa dana BOS senilai Rp840 juta yang tersimpan di Bank Jateng hilang dan diduga telah diambil oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di sekolah tersebut. Hilangnya dana tersebut berdampak terhadap operasional sekolah, hingga para guru terpaksa mengumpulkan dana secara mandiri atau iuran guna menutupi kebutuhan sekolah.

Terkait kasus ini, kepala sekolah SMK 3 Purworejo telah dipanggil oleh pihak kepolisian sebanyak tiga kali untuk memberikan keterangan. Namun, ia mengaku tidak dapat memberikan banyak tanggapan mengenai kasus ini.

“Saya tidak bisa menanggapi apa pun terkait itu. Jujur, ini membuat saya merasa stres,” ujar kepala sekolah saat dikonfirmasi (13/03).

Meski demikian, kepala sekolah menegaskan bahwa dirinya tidak akan lepas tangan dalam permasalahan ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas masalah tersebut.

“Saya bertanggung jawab dari masalah tersebut,” ucapnya

Lebih lanjut, kepala sekolah menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dana sekolah, terdapat mekanisme yang mengatur penggunaan anggaran, termasuk dalam proses pelelangan proyek pekerjaan.

“Dana lelang pekerjaan itu saya tidak hafal jumlahnya secara pasti, tapi kalau di atas Rp100 juta itu pasti dilelang. Kalau nilainya kecil, biasanya dikerjakan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa terdapat praktik penggunaan dana sekolah yang tidak sesuai dengan ketentuan. Menurutnya, terkadang ada anggaran yang tidak boleh digunakan untuk perbaikan sekolah, tetapi dipakai untuk perbaikan

“Sebenarnya anggaran itu tidak boleh digunakan untuk memperbaiki sekolah, tapi kadang-kadang dana tersebut dipakai untuk memperbaiki lantai, plafon, dan listrik,” tambahnya.

Kondisi sekolah sendiri, menurutnya, sempat mengalami kekacauan akibat permasalahan ini, terutama pada awal tahun 2024. Namun, ia memastikan bahwa saat ini situasi di sekolah sudah kembali normal dan aktivitas pembelajaran berjalan seperti biasa.

“Kondisi sekolah yang bikin kacau itu awal 2024 kemarin, sekarang semuanya sudah normal,” ungkapnya.

Meskipun mengalami masalah, kepala sekolah berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem administrasi dan pengelolaan keuangan sekolah agar lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Mungkin sistem kemarin kurang berjalan dengan lancar, saya berharap ke depan sistem dapat berjalan sesuai aturan dan pengembangan sekolah bisa lebih baik lagi,” pungkasnya

 

TIM

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB