Jadi Bupati Kebumen, Harta Kekayaan Arif Sugiyanto Bukanya Naik, Malah Menyusut Drastis

- Editor

Jumat, 6 September 2024 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Kebumen, Siaran Indonesia – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, kembali menjadi sorotan publik terkait laporan harta kekayaannya. Pasalnya bukannya naik, harta kekayaan orang nomor satu di Kebumen ini justru malah menyusut drastis.

Data yang diperoleh dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan adanya penurunan signifikan pada total harta kekayaan Bupati sejak pertama kali menjabat pada 2019 sebagai wakil bupati.

Berdasarkan LHKPN yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan Arif Sugiyanto pada tahun 2019 tercatat sebesar Rp22,5 miliar.

Baca juga: Bupati Kebumen Jelaskan Mengapa PAD Turun dari Tahun Sebelumnya

Baca juga: Kemiskinan di Kebumen Terus Menurun, Bupati: Alhamdulillah

Namun, angka tersebut terus mengalami penyusutan setiap tahunnya. Pada LHKPN terbaru yang dilaporkan pada akhir tahun 2023, total harta kekayaannya tercatat hanya sebesar Rp16,6 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp5,9 miliar.

Menanggapi hal ini, Arif Sugiyanto menjelaskan bahwa penyusutan harta kekayaannya tersebut dikarenakan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan operasional selama menjalankan tugas sebagai pejabat publik.

Ia mengaku tidak mengambil gaji sebagai bupati dan memilih untuk menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana, serta donasi ke Palestina.

“Karena memang kas uang saya gunakan untuk operasional. Gaji nggak saya ambil, saya berikan ke masyarakat,” ungkap Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian, Jumat 6 September 2024.

Arif Sugiyanto termasuk salah salah satu pejabat yang konsisten dalam melaporkan LHKPN setiap tahunnya tepat pada tanggal 31 Desember.

Baca juga: Bupati Kebumen Menyayangkan Informasi Sesat Soal Data Kemiskinan 

Meskipun harta kekayaannya terus menyusut, ia mengaku merasa bahagia karena bisa memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat Kabupaten Kebumen.

“Kita bicaranya bukan masalah tekor, ini adalah sebuah bentuk pengabdian. Pengabdian itu pasti perlu uang untuk operasional,” tegasnya.

LHKPN Sejak 2019

Arif Sugiyanto pertama kali melaporkak LHKPN ke KPK saat menjabat Wakil Bupati Kebumen pada 2019, saat itu harta kekayaanya mencapai Rp22,5 miliar.

Kemudian, saat sudah menjabat Bupati 2021, harta kekayaanya yang dilaporkan dalam LHKPN berkurang menjadi Rp21,3 miliar, menyusut lagi pada 2022 menjadi Rp19,39 miliar, dan terbaru 2023 menjadi Rp16,6 miliar

Berikut LHKPN Lengkap Arif Sugiyanto yang diambil di situs resmi KPK.

LHKPN Arif Sugiyanto

Wakil Bupati

Awal Menjabat:
31 Desember 2019: Rp22.522.726.289

Bupati:
31 Desember 2021: Rp21.329.381.137
31 Desember 2022: Rp19.399.381.137
31 Desember 2023: Rp16.612.062.322

Data Harta

A. Tanah dan bangunan Rp6.505.714.285

1. Tanah dan bangunan seluas 126 m2/200 m2 di Kab/Kota Bekasi, hasil sendiri Rp2.550.000.000
2. Tanah seluas 549 m2 Di Kab/Kota Kebumen, hasil sendiri Rp1.400.000.000
3. Tanah dan bangunan seluas 126 m2/90 m2 di Kab/Kota Kota Bekasi, hasil sendiri Rp1.300.000.000
4. Tanah seluas 1.758 m2 di Kab/Kota Kebumen, hasil sendiri Rp1.255.714.285

B. Alat Transportasi dan Mesin Rp1.535.000.000

1. Motor, Honda Beat tahun 2018, hasil sendiri Rp3.000.000
2. Motor, Piagio Vespa tahun 2014, hasil sendiri Rp7.000.000
3. Pesawat terbang, Tecnam P92 Echo Super tahun 2002, hasil sendiri Rp450.000.000
4. Mobil, Toyota Raise Raise tahun 2021, hasil sendiri Rp175.000.000
5. Mobil, Toyota CHR tahun 2021, hasil sendiri Rp450.000.000
6. Mobil, Honda Civic RS tahun 2022, hasil sendiri Rp450.000.000

C. Harta bergerak lainnya Rp541.000.000

D. Surat berharga Rp-

E. Kas dan setara kas Rp1.235.043.839

F. Harta lainnya Rp7.250.000.000

Sub total Rp17.066.758.124

Hutang Rp454.695.802

Total harta kekayaan Rp16.612.062.322.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19 WIB

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) meluluskan 34 doktor untuk pertama kalinya sejak kampus tersebut berdiri. Mereka menjadi bagian dari 204 lulusan magister dan doktor yang mengikuti wisuda di Gedung Rektorat UIII, Depok, Kamis (27/8/2026).

Nasional

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB