Hadiri Maulid Nabi, Arif Sugiyanto dapat Dukungan dari Para Kiai Kampung

- Editor

Minggu, 29 September 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Sugiyanto hadiri pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Wathon, Desa Sinungrejo, Ambal.

Arif Sugiyanto hadiri pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Wathon, Desa Sinungrejo, Ambal.

Kebumen, Siaran Indonesia – Pada masa kampanye, calon bupati Kebumen nomor urut 02 Arif Sugiyanto memilih sibuk untuk mendatangi majelis taklim di masyarakat, sepertihalnya peringatan Maulid Nabi di berbagai wilayah. Pada Minggu pagi 29 September 2024, Arif Sugiyanto hadiri pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Wathon, Desa Sinungrejo, Ambal.

Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias menyambut kedatangan Arif Sugiyanto bersama KH. Ulinuha atau Gus Ulin pengasuh Pondok Pesantren Al Huda Jetis, Kebumen. Acara tersebut juga turut dihadiri sepuluh kiai kampung di wilayah kecamatan Ambal.

10 Kiai kampung tersebut, yakni KH. Sarkono, KH. Sumarno, KH. Nur Jamaludin, KH. Edi Suprapto, KH. Abdul Halim, KH. Najibu Zuhud, KH. Khomsiru Azhar, KH. Misbahul Munir. KH. Supratman, dan KH. Tumiran Al Faruq.

Dalam tausiyahnya, Gus Ulin menyampaikan, perlunya memilih pemimpin yang memiliki prilaku seperti yang dicontohkan Baginda Nabi Agung Muhammad Saw, yakni amanah, dapat dipercaya. Gus Ulin melihat dalam memimpin Kebumen selama 3,5 tahun ini, Arif Sugiyanto telah meneladani apa yang dicontohkan Nabi.

“Beliau Pak Arif Alhamdulillah bisa memimpin Kebumen dengan amanah, peduli terhadap masyarakat, responsnya cepat, pembangunannya juga cepat dan merata, kita bisa melihat sendiri Kebumen saat ini semakin maju, bukan hanya di kota tapi juga di desa,” ujar Gus Ulin.

Gus Ulin sendiri merasakan bagaimana program yang dicanangkan Arif Sugiyanto sangat bermanfaat untuk masyarakat. Misalnya saja, beasiswa untuk anak sekolah, para santri, guru TPQ, kemudian bantuan-bantuan untuk podok pesantren, tempat ibadah, dan organisasi keagamaan, seperti PCNU, PDM, MUI dan lain sebagainya.

“Semua dapat, merata. Ini hebatnya Pak Arif mampu memperhatikan semua elemen masyarakat di bawah. Meskipun dia adalah orang NU, tapi juga punya kepedulian yang tinggi terhadap yang lain, tidak pernah membedak-bedakan, semua mendapat porsi yang sesuai,” tuturnya.

Karena itu, Gus Ulin merasa banyak para alim ulama yang menyatakan memberikan dukungan kepada pasangan Arif-Rista untuk kembali maju sebagai calon bupati dan wakil bupati dengan slogan Lanjutkan, Kebumen Pasti (Progresif, Agamis, Sejahtera, Transparan dan Inovatif).

“Bahkan kiai-kiai kampung, termasuk yang hadir tadi ada 10 orang juga menyatakan memberikan dukungan terhadap Pak Arif dan Bu Rista. Beliau adalah kader NU. Orang NU juga sepantasnya mendukung beliau,” ucap Gus Ulin.

Sementara itu, Arif menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh para alim ulama dan masyarakat. Ia selalu merasakan ketenangan setiap bekunjung ke masyarakat, karena hampir selalu ada kiai kampung yang hadir dan turut mendoakan.

“Saya anggap ini sebagai pesan yang harus saya ingat agar dimana pun tidak pernah lupa dengan para alim ulama, kiai kampung, dan masyarakat bawah yang senantiasa memberikan doa kepada kami agar bisa istiqomah menjadi pemimpin yang amanah,” ucapnya.

Arif turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjaga kondusifitas dalam moment Pillada ini. Ia berharap sekeras apapun perbedaan pilihan dalam politik harus disikapi dengan kepala dingin, dengan selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan.

“Kebumen adalah milik kita bersama, mari kita jaga kabupaten ini agar tetap tumbuh maju dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” tandasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19 WIB

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) meluluskan 34 doktor untuk pertama kalinya sejak kampus tersebut berdiri. Mereka menjadi bagian dari 204 lulusan magister dan doktor yang mengikuti wisuda di Gedung Rektorat UIII, Depok, Kamis (27/8/2026).

Nasional

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB