Dinas PUPR Launching Gerdu Terbang untuk Mendukung Tertib Bangunan Gedung

- Editor

Rabu, 11 September 2024 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas PUPR telah melaunching sebuah program baru, yakni Gerdu Terbang, yakni Gerakan Mendukung Tertib Bangunan Gedung untuk optimalisasi penyelenggaraan bangunan gedung di wilayah Kebumen.

Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas PUPR telah melaunching sebuah program baru, yakni Gerdu Terbang, yakni Gerakan Mendukung Tertib Bangunan Gedung untuk optimalisasi penyelenggaraan bangunan gedung di wilayah Kebumen.

Kebumen, Siaran Indonesia – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas PUPR telah melaunching sebuah program baru, yakni Gerdu Terbang, yakni Gerakan Mendukung Tertib Bangunan Gedung untuk optimalisasi penyelenggaraan bangunan gedung di wilayah Kebumen.

Kepala Dinas PUPR Kebumen Joni Hernawan mengatakan, gerakan ini dimaksudkan untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya keandalan sebuah bangunan gedung untuk bisa ditempati. Sebab diakui masih sedikit bangunan gedung di Kabupaten Kebumen yang sudah mendapat Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Keberadaan Gerdu Terbang ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan PBG/SLF agar masyarakat lebih mudah dalam mendapatkan PBG / SLF untuk meningkatkan tertib bangunan gedung yang sesuai dengan standar teknis. Sebab sampai dengan tahun ini bangunan di Kebumen itu masih sedikit yang sudah memiliki PBG dan SLF,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (10/9).

Joni menyebut jumlah bangunan gedung di Kebumen itu ada sekitar 362 ribu. Dimana yang sudah memiliki PBG dan SLF baru 1,56%. Ini menandakan masih sedikit sekali kesadaran masyarakat untuk memiliki sebuah bangunan yang andal yang menjamin keamanan, keselamatan, kenyamanan, kemudahan.

Pihaknya pun terus gencar melaksanakan sosialisasi ke masyarakat akan pentingya tertib bangunan gedung dengan memiliki PBG dan SLF sehingga memenuhi standarisasi teknis sesuai dengan ketentuan norma standar prosedur kriteria NPSK bangunan gedung. Disamping itu juga legalitas bangunan gedung juga terjamin dengan memiliki PBG/SLF.

Joni juga mendorong para pelaku jasa konsultan memiliki sertifikasi/lisensi sebagai konsultan PBG dan SLF karena saat ini persyaratan penyusun dokumen teknis PBG di butuhkan penyedia jasa konsultan yang memiliki PBG / SLF yang memiliki lisensi. Sementara jasa konsultan yang memiliki lisensi untuk pembuatan PBG dan SLF di Kebumen masih cukup sedikit.

“Sehingga diharapkan dengan bertambahnya konsultan yang memiliki kompetensi terkait perizinan PBG/SLF menjadikan iklim usaha jasa konsultan semakin kompetitif dan harapan selanjutnya biaya juga lebih bersaing,” terang Joni.

Selanjutnya disampaikan dalam satu tahun pembuatan PBG/SLF sekitar 300-400 dokumen masih membutuhkan penyedia jasa konsultan PBG yang cukup banyak.

Karena masih sedikitnya, jasa konsultan PBG / SLF disinyalir berdampak pada biaya jasa persetujuan bangunan gedung maupun uji kelayakan fungsi gedung. Untuk syarat perizinan atau legalitas bangunan di Kebumen pernah di keluhkan oleh pengusaha apotik beberapa waktu yang lalu kepada Bupati .

“Jadi saya harap adanya Gerdu Terbang ini juga bisa mendorong semakin banyaknya jasa konsultan untuk pemberian PBG dan SLF di Kebumen,” tandasnya.

Untuk memberikan informasi yang lebih mudah, cepat dapat konsultasi langsung atau membutuhkan pendampingan penyusunan dokumen teknis disediakan tim pelayanan PBG di Dinas PUPR, atau bisa melalui konsultasi online melalui Whatsap 081 681 2009.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Gandeng Laleilmanino dan Naida, Pegadaian Resmi Luncurkan Campaign “Tenang Saja”

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Alus UK Murib Soroti Busana Adat Wagub Papua Tengah Saat Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:46 WIB

HUT ke-81, Guntur Sultra Dukung Indonesia Berdaulat dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Banyak Tokoh dan Brand Dunia Mengubah Nama, Pakar Ungkap Kekuatan di Balik Sebuah Nama

Berita Terbaru