PB MDHW Kembali Gelar Zikir dan Doa di Istana Merdeka

- Editor

Jumat, 2 Agustus 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres KH. Ma'ruf Amin bersama Kasetpres Heru Budi Hartono menuju lokasi Dzikir Halaman Istana Merdeka

Wapres KH. Ma'ruf Amin bersama Kasetpres Heru Budi Hartono menuju lokasi Dzikir Halaman Istana Merdeka

Siaranindonesia.com, Jakarta – Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW) kembali diberikan amanah untuk menjadi panitia pada acara zikir dan doa kebangsaan 79 Tahun Kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (1/8/2024).

Sekretaris Jendral PB MDHW Ahyad Alfida’i mengatakan,
pelaksanaan zikir dan doa kali ini merupakan istimewa, karena di masa akhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo setelah memimpin Indonesia selama dua periode atau 10 tahun.

Menurut Ahyad kesuksesan pemerintah saat ini diberbagai bidang merupakan buah dari kepemimpinan beliau yang dikenal tegas, pekerja keras dan dekat dengan rakyat. Dan hal-hal positif saat ini perlu dilanjutkan oleh pemerintah yang akan datang yaitu dibawah kepemimpinan Capres-Cawapres terpilih Prabowo-Gibran.

“Alhamdulillah kami dari Majelis Dzikir Hubbul Wathon sudah 8 kali diberi amanah melaksanakan dzikir istana 1 Agustus,” kata Ahyad.

Acara zikir kali ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama Ibu Wakil Presiden Wury Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan bahwa sebagai bangsa yang besar kita harus selalu bersatu padu, saling menguatkan, membantu dan mendoakan untuk kemajuan Indonesia.

Selanjutnya Presiden menyampaikan maaf atas kekurangan selama memimpin. Kepala negara mengingatkan bahwa dia hanya manusia biasa. Yang mempunyai kesempurnaan hanya Alloh SWT. Dengan lirih Jokowi mengulang kalimat tersebut sampai tiga kali.

“Dalam kesempatan yang baik ini di hari pertama bulan kemerdekaan dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkan saya dan KH. M’aruf Amin memohon maaf sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama kami menjalankan amanah sebagai presiden dan wapres RI,” kata Jokowi.

Sementara itu Ketua MUI KH. Anwar Iskandar yang mengisi tausiyah dalam acara tersebut menyampaikan bahwa bersyukur atas karunia kemerdekaan Indonesia adalah sebagai bukti terima kasih kita kepada para pendahulu bangsa.

Berterima kasih kepada para pahlawan bangsa, pendahulu-pendahulu kita adalah bukti bersyukur kepada Alloh SWT. Pemimpin Bangsa mulai dari Presiden Soekarno sampai pada Presiden Ir. H Joko Widodo adalah putra-putra terbaik bangsa yang dilahirkan pada masanya.

“Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang dilahirkan pada masanya,” Kata Anwar Iskandar.

Selain Presiden dan Wapres hadir dalam acara tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Hadir para Habib dan Kyai sepuh antara lain, Habib Luthfi bin Yahya, KH. Abuya Dimyati, KH. Irfa’i Nahrowi, KH. Ali Akbar Marbun, Habib Alwi Kwitang.

Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar,
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf , Ali Masykur Musa dan ulama muda NU Gus Kautsar dan juga Gus Iqdam.

Acara ditutup dengan do’a oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di dampingi lima tokoh agama di Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru