Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional

- Editor

Selasa, 3 November 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama strategis antara Pertamina NRE dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di sela-sela kegiatan Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Selasa, (27/10/2026). Ilustrasi

Penandatanganan kerja sama strategis antara Pertamina NRE dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di sela-sela kegiatan Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Selasa, (27/10/2026). Ilustrasi

Siaranindonesia.com, JAKARTA — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) merambah kerja sama strategis dengan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) guna mempercepat pengembangan bioenergi nasional.

Kolaborasi lintas sektor ini diresmikan dalam ajang Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta.

Kerja sama tersebut mencakup tiga agenda utama: pembaruan nota kesepahaman (MoU) energi terbarukan, penandatanganan Heads of Agreement (HoA) pengelolaan pabrik biodiesel Fatty Acid Methyl Ester (FAME) bersama Agrinas, serta kesepakatan riset bioetanol generasi kedua (2G) berbasis limbah tebu bersama SGN.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengoptimalkan potensi bioenergi domestik yang melimpah sekaligus memperkuat bauran energi hijau nasional.

“Indonesia memiliki potensi bioenergi melimpah dari sektor perkebunan dan pengolahan. Optimasi fasilitas FAME dan riset bioetanol 2G ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menopang implementasi bauran energi hijau pemerintah,” ujar John dalam keterangan resminya.

Melalui HoA yang disaksikan oleh CTO Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, Pertamina NRE bersama Agrinas Palma Nusantara akan menggelar studi kelayakan (feasibility study) komprehensif terkait pengoperasian, pemeliharaan, dan revitalisasi pabrik FAME di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas terpasang hingga 600.000 ton per tahun dan ditargetkan rampung dikaji pada kuartal I-2027. Selain mendukung rantai pasok program B35/B40, pengoperasian kembali pabrik ini diperkirakan menyerap hingga 1.200 tenaga kerja lokal.

Berbasis Limbah Tebu

Di sisi lain, kemitraan dengan SGN memfokuskan pengembangan bioetanol generasi kedua (2G) memanfaatkan produk sampingan tebu seperti ampas (bagasse) dan tetes tebu (molasses). Pendekatan ini dinilai strategis karena tidak mengganggu rantai pasok pangan.

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Harsono Budi Santoso, menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah tebu ini diarahkan untuk mendukung pemenuhan pencampuran bensin (gasoline blending E5/E10) guna menekan ketergantungan impor BBM.

“Kerja sama dengan Agrinas Palma Nusantara fokus mengoptimalkan infrastruktur FAME yang sudah ada, sementara sinergi dengan SGN membuka jalan bagi pemanfaatan limbah tebu menjadi bioetanol 2G tanpa mengganggu rantai pangan,” jelas Harsono.

Secara akumulatif, pengoperasian penuh fasilitas FAME dan komersialisasi bioetanol 2G ini diproyeksikan mampu mereduksi emisi karbon hingga lebih dari 1,5 juta ton $CO_2e$ per tahun, sekaligus mendukung pencapaian target kemandirian energi nasional.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah
Mahasiswa Semester 5 Prodi Manajemen UNIMUGO Laksanakan Field Trip ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Upstream Youth Champs: Muda Berkarya, Menggerakkan Energi Nusantara
Segel Mencair, Aturan Mengalah: Kompromi Busuk di Balik Pabrik Ilegal PT IKN Banyumas
Oknum Penyidik Polres Jakpus Diduga Kriminalisasi Korban Pencurian, Terungkap di Persidangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Membongkar Rahasia Kebaikan Finansial Syariah: 5 Pilar Akad Tabarru’at

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Dari Banyak Program Menuju Kemampuan Mengonversi Realitas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Melawan “Pabrik Kecanduan” di Saku Anak Kita

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

BIAS CELIOS DAN KINERJA BAHLIL: Anatomi Metodologis Sebuah Kesimpulan yang Dikemas Sebagai Sains

Berita Terbaru