Dukung Penguatan UMKM, KADIN Apresiasi Dibentuknya Sahara Preneur

- Editor

Jumat, 29 Maret 2024 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

launching SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).

launching SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).

Jakarta, Siaran Indonesia – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mengapresiasi kolaborasi antara Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) dan Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA) dalam membangkitkan ekonomi rakyat melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia Wisnu W Pettalolo menegaskan ekosistem usaha sektor UMKM sangat potensial membuka peluang besar dalam menciptakan kewirausahaan secara mandiri. Adanya SAHARA Preneur Program atau SPP dianggap solusi tepat.

“SAHARA Preneur merupakan program yang kongkret dalam menggerakkan sektor UMKM untuk menjawab tantangan wirausaha,” tegas Wisnu dalam acara launching SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).

Fokus SAHARA Preneur tak lain adalah pemberdayaan masyarakat, baik di tingkat wilayah pemukiman hingga ke level provinsi. Prioritaskan utama program entrepreneur ini adalah pelatihan dan pendampingan, memperluas inkubasi bisnis, dukungan teknologi dan inovasi berkelanjutan serta dan mempermudah akses permodalan.

CEO SAHARA Preneur Farah Savira menerangkan bahwa program ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan para wirausahawan yang berdaya saing global.

”Kolaborasi ini bertujuan memperkuat, memperluas dan membantu kesempatan para pelaku UMKM dalam mewujudkan impian mencapai kesuksesan berbisnis.” terang wanita yang juga memiliki jabatan Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) ini.

Sementara itu Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) Sharmila Yahya mengaku optimis dengan semangat bersinergi, langkah dalam mewujudkan satu juta wirausaha, baik dari kaum perempuan maupun generasi muda, akan sangat mudah dicapai.

”Awalnya 1000 warung hingga kini sudah mencapai 275.926 warung rakyat tercipta berkat usaha bersama dan sukses bersama melalui pemberdayaan perekonomian,” jelas Sharmila.

Untuk itu, guna memperluas jangkauan jiwa entrepreneurship, transformasi digitalisasi melalui inovasi teknologi sangat diperlukan di dunia kewirausahaan ini. KADIN beserta INKOWAPI dan SAHARA terus mengoptimalkan potensi bisnis agar menjadi sumber daya manusia yang sukses menuju peluang Indonesia Emas 2045.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Pegadaian Ajak Investasi Aman di Era Digital dengan Tabungan Emas
Bupati, PDAM dan BPR BKK Kebumen Terima Penghargaan Dalam Ajang Best Human Capital Awards 2025
Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Sarmuji: Kediri Harus Jadi Percontohan Toleransi

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:29 WIB

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:09 WIB

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Senin, 19 Januari 2026 - 05:43 WIB

Koalisi Permanen, Stabilitas Politik, dan Tantangan Pertumbuhan 8 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Era Kesadaran Baru: Ketika Bangsa Indonesia Beranjak Dewasa

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:38 WIB

Ekonomi Butuh Disiplin Politik: Mengapa Penyederhanaan Pilkada Relevan bagi Industrialisasi Indonesia

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:43 WIB

Ngalap Barokah KH. Abu Dardiri: “Ulama Dermawan, Penulis Kitab Pessalatan Asal Kebumen”

Berita Terbaru

Nasional

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

Selasa, 3 Feb 2026 - 12:59 WIB

Opini

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Senin, 2 Feb 2026 - 14:29 WIB