Pegadaian Ajak Investasi Aman di Era Digital dengan Tabungan Emas

- Editor

Rabu, 3 September 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan masa depan dengan memahami pentingnya menjaga nilai tabungan. Pasalnya, merencanakan masa depan tidak hanya tentang menabung apa dan kapan waktu yang tepat, tetapi juga tentang bagaimana melindungi nilai dari apa yang ditabung.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka atau Aat menjelaskan bahwa menabung adalah sarana termudah untuk menjembatani pemenuhan kebutuhan di masa mendatang dengan menyisihkan sebagian uang sesuai kemampuan keuangan di masa sekarang. Selama ini masyarakat sudah terbiasa dengan menabung uang. Namun di sisi lain sudah ada juga pilihan untuk menabung emas. Terus apa bedanya menabung uang dan menabung emas?

“Menabung uang itu perlu, sedangkan menabung emas adalah harus. Menabung uang perlu untuk menjaga likuiditas dan memudahkan transaksi, sedangkan menabung emas adalah suatu keharusan (emas is a must). Mengapa? Karena emas sudah terbukti melindungi nilai uang dari inflasi, menjadi alat ukur biaya yang stabil, dan merupakan aset strategis untuk mewujudkan berbagai rencana di masa depan, seperti dana pendidikan, dana pensiun, atau bahkan ibadah haji,” ungkap Aat.

Sebagai salah satu instrumen investasi, emas memiliki karakteristik unik yang menjadikannya pilihan strategis untuk berbagai tujuan keuangan. Emas dikenal sebagai aset yang sangat tangguh sepanjang sejarah, mampu menjaga nilai kekayaannya, bahkan di tengah gejolak ekonomi.

Sifat-sifat utama emas yang menjadikannya investasi unggulan, di antaranya:
● Likuid: Emas setara dengan uang tunai, sangat mudah dicairkan atau diuangkan kapan saja diperlukan.
● Universal: Diterima di mana saja di seluruh dunia dan memiliki standar kadar yang diakui secara global.
● Fleksibel: Tersedia dalam berbagai bentuk portofolio, mulai dari emas batangan, perhiasan, hingga emas digital, memungkinkan investor memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Dengan sifat-sifat ini, emas bukan hanya menjadi pelindung nilai, tetapi juga aset yang dapat diandalkan untuk mewujudkan rencana keuangan jangka panjang.

“Emas adalah salah satu aset yang safe haven. Nilai riilnya cenderung stabil bahkan meningkat di tengah gejolak ekonomi. Ini yang membedakan emas dengan uang. Melalui Tabungan Emas Pegadaian, kami memberikan solusi kepada masyarakat untuk bisa menabung emas dengan cara yang aman, proses mudah, dan tentunya terjangkau bagi semua kalangan,” jelasnya.

Tidak ada kata terlambat untuk menabung emas di Pegadaian. Masyarakat juga tidak perlu ragu dalam bertransaksi secara digital di Pegadaian karena emas yang dibeli oleh masyarakat stoknya sudah ada di Pegadaian. “Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Tabungan Emas, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan,” tambah Aat.

Pegadaian berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam perjalanan investasi mereka. Dengan Tabungan Emas, nasabah dapat memulai investasi emas mulai dari 0,01 gram atau setara dengan Rp 18 ribu-an saja. Nilai uang yang disetorkan akan terkonversi menjadi gramasi emas dan tersimpan dengan aman di Pegadaian. Masyarakat juga dapat dengan mudah memonitor saldo Tabungan Emas, melakukan Gadai Tabungan Emas saat butuh dana likuid, hingga memanfaatkan produk investasi Layanan Bank Emas Pegadaian, yaitu Deposito Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Melalui kemudahan ini, Pegadaian berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat untuk memulai perencanaan keuangan yang lebih matang, memastikan bahwa setiap penghasilan dari kerja keras mereka tidak tergerus inflasi. Dengan Tabungan Emas Pegadaian, mewujudkan rencana keuangan masa depan menjadi lebih pasti.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1, Ahmad Zaenudin, menambahkan:
“Wilayah kerja kami mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Depok, dan Bogor yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus kawasan dengan populasi produktif yang sangat besar. Potensi wilayah ini luar biasa untuk pengembangan Tabungan Emas karena masyarakat urban semakin sadar pentingnya investasi aman di era digital. Pegadaian siap hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra terpercaya yang membantu masyarakat mewujudkan rencana masa depan mereka dengan lebih pasti.”

Komentar Facebook

Berita Terkait

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Bupati, PDAM dan BPR BKK Kebumen Terima Penghargaan Dalam Ajang Best Human Capital Awards 2025
Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Sarmuji: Kediri Harus Jadi Percontohan Toleransi
Triwulan ke Satu, PDAM Kebumn Catatkan Kenaikan Laba Rp 801 juta

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:18 WIB

SMK Meilia Medika Adakan Kunjungan Industri ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:18 WIB

Eko Sulistio dan Jalan Panjang Pengabdian untuk Pengungsi dan Korban Bencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:38 WIB

Ridwan Hisjam: Satu Abad NU Menjaga Indonesia Tetap Utuh

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:56 WIB

Dosen Jamiat Kheir kembali ber PKM : Sinergi Pendidik di Era Digital, Upaya Menanamkan Karakter Profetik pada Anak melalui Keteladanan dan Teknologi

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:35 WIB

Jelang Penetapan Ketua DPW PPP NTT, Muncul Penekanan pada Kepatuhan Aturan Organisasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:29 WIB

DD Studio (DDS), Vendor Profesional & Terbaik di Photo & Video Wisuda Sekolah di Kota Depok Jawa Barat

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:47 WIB

UHN Resmikan Pusat Studi Keberlanjutan, Dorong Agenda Net Zero Indonesia

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:21 WIB

Giat Penindakan Parkir Liar di Jl Buperta Cibubur, Dishub DKI Jakarta Bersama TNI/Polri Tindaklanjuti

Berita Terbaru

Nasional

Ridwan Hisjam: Satu Abad NU Menjaga Indonesia Tetap Utuh

Minggu, 1 Feb 2026 - 06:38 WIB