Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Plt. Direktur Utama sekaligus Plt. Direktur Merchandising &
Pengembangan Bisnis KFA Junus Koswara; Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM KFA Dadan Ramdhani; serta para Kreditur KFA, dan didukung oleh Danantara Asset Management (DAM).
- Foto KFA

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Plt. Direktur Utama sekaligus Plt. Direktur Merchandising & Pengembangan Bisnis KFA Junus Koswara; Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM KFA Dadan Ramdhani; serta para Kreditur KFA, dan didukung oleh Danantara Asset Management (DAM). - Foto KFA

SiaranIndonesia, JAKARTA – PT Kimia Farma Apotek (KFA) melakukan restrukturisasi keuangan dalam rentang 10 tahun dengan dukungan lima bank, sebagai fondasi perusahaan dapat terus memberikan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

Adapun kelima bank tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; PT Bank DKI; PT Bank Syariah Indonesia Tbk; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Dukungan itu ditandai dengan penandatangan perjanjian Master Restructuring Agreement (MRA) antara KFA dengan kelima bank tersebut di Jakarta, Selasa (16/12).

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Plt. Direktur Utama sekaligus Plt. Direktur Merchandising & Pengembangan Bisnis KFA Junus Koswara; Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM KFA Dadan Ramdhani; serta para Kreditur KFA, dan didukung oleh Danantara Asset Management (DAM).

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari para mitra perbankan. Restrukturisasi ini merupakan langkah strategis bagi KFA untuk memperkuat struktur keuangan, menata arus kas secara lebih sehat, serta membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan layanan di seluruh Indonesia,” ujar Junus Koswara.

Pada April 2024, KFA menghadapi dinamika dan tantangan signifikan di sisi keuangan, sehingga manajemen perlu melakukan penataan finansial secara menyeluruh. Restrukturisasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat fondasi keuangan dan operasional perseroan.

Kesepakatan restrukturisasi tersebut berlaku untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun, yang diharapkan dapat memberikan ruang bagi perseroan untuk meningkatkan kinerja usaha secara berkelanjutan.

Langkah restrukturisasi ini mencerminkan dukungan dan kepercayaan mitra perbankan terhadap soliditas serta prospek jangka panjang KFA. Melalui langkah ini, KFA semakin optimistis dalam memperkuat stabilitas keuangan perusahaan, meningkatkan daya saing di industri layanan kesehatan, serta memastikan keberlanjutan penyediaan layanan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

KFA merupakan anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk dengan jaringan apotek terbesar dan penyedia layanan kesehatan terkemuka di Indonesia.

Perseroan menyediakan solusi farmasi dan perawatan kesehatan yang komprehensif, mulai dari obat umum (OTC), obat dengan resep, vitamin, produk nutrisi, produk perawatan kulit, produk kecantikan, alat kesehatan serta produk kesehatan lainnya.

KFA memiliki lebih dari 1.500 outlet apotek, klinik, dan laboratorium medis di seluruh Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Pegadaian Ajak Investasi Aman di Era Digital dengan Tabungan Emas
Bupati, PDAM dan BPR BKK Kebumen Terima Penghargaan Dalam Ajang Best Human Capital Awards 2025
Pegadaian Media Awards Kembali Hadir, Siap-Siap Rebut Total Hadiah Ratusan Gram Emas!
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Sarmuji: Kediri Harus Jadi Percontohan Toleransi
Triwulan ke Satu, PDAM Kebumn Catatkan Kenaikan Laba Rp 801 juta

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:29 WIB

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:09 WIB

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Senin, 19 Januari 2026 - 05:43 WIB

Koalisi Permanen, Stabilitas Politik, dan Tantangan Pertumbuhan 8 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Era Kesadaran Baru: Ketika Bangsa Indonesia Beranjak Dewasa

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:38 WIB

Ekonomi Butuh Disiplin Politik: Mengapa Penyederhanaan Pilkada Relevan bagi Industrialisasi Indonesia

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:43 WIB

Ngalap Barokah KH. Abu Dardiri: “Ulama Dermawan, Penulis Kitab Pessalatan Asal Kebumen”

Berita Terbaru

Nasional

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

Selasa, 3 Feb 2026 - 12:59 WIB

Opini

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Senin, 2 Feb 2026 - 14:29 WIB