Ridwan Hisjam Dorong Kosgoro 1957 Bangun 1000 Koperasi Seluruh Indonesia

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Siaran Indonesia – Politisi senior Partai Golkar Ridwan Hisjam kembali mengingatkan khitoh berdirinya Kosgoro 1957 sebagai organisasi yang lahir dari gerakan koperasi dan penguatan sosial-ekonomi rakyat.

Penegasan itu disampaikan Ridwan saat menghadiri silaturahmi para senior Kosgoro 1957 di Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu, 31 Januari 2026.

Di hadapan para sesepuh, Ridwan menekankan bahwa Kosgoro sejak awal bukan dibangun sebagai kendaraan kekuasaan, melainkan sebagai wadah gotong royong ekonomi rakyat yang bertumpu pada koperasi-koperasi.

“Kosgoro lahir dari kumpulan koperasi. Fokusnya sosial dan ekonomi rakyat. Itu khitoh yang tidak boleh ditinggalkan,” kata Ridwan.

Ridwan Hisjam: Kosgoro Harus Berani Desak Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2029

Ridwan mengakui bahwa secara politik Kosgoro 1957 memang memiliki kewajiban historis untuk membela dan mendukung Partai Golkar, selama kebijakan Golkar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Namun ia menegaskan, urusan politik praktis seharusnya menjadi ruang pengabdian kader-kader muda Kosgoro, bukan lagi para senior.

“Politik itu urusan kader muda. Golkar butuh banyak anak muda. Senior-senior Kosgoro sudah bukan zamannya lagi sibuk berpolitik,” ujarnya.

Ridwan Hisjam: Satu Abad NU Menjaga Indonesia Tetap Utuh

Ridwan mencontohkan sikap pribadinya. Meski memiliki pengalaman panjang di parlemen, ia memutuskan tidak maju lagi sebagai anggota DPR RI pada Pemilu Legislatif 2024, setelah lima periode duduk di Senayan.

“Saya sudah lima periode di DPR. Itu sudah cukup,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan, peran strategis senior Kosgoro saat ini adalah menghidupkan kembali gerakan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan koperasi gotong royong di seluruh Indonesia. Ia mendorong agar Kosgoro menargetkan pembentukan minimal 1.000 koperasi yang melibatkan langsung masyarakat.

Ridwan Hisjam, Kader Senior Golkar Aktif Bicara Masa Depan Partai

“Senior Kosgoro harus kembali ke khitoh. Bentuk koperasi gotong royong, libatkan rakyat. Kalau bisa minimal seribu koperasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Bagi Ridwan, penguatan koperasi bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan jawaban konkret atas persoalan ekonomi rakyat hari ini. Ia menilai, di tengah dinamika politik nasional, Kosgoro justru harus tampil sebagai kekuatan sosial-ekonomi yang nyata manfaatnya bagi masyarakat.

Silaturahmi senior Kosgoro 1957 itu menjadi ruang refleksi arah organisasi, sekaligus penegasan bahwa kesetiaan pada sejarah merupakan modal utama Kosgoro untuk tetap relevan di masa depan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional
Ridwan Hisjam: Jika Golkar Menyimpang, Kosgoro Wajib Mengoreksi
Ridwan Hisjam: Kosgoro Harus Berani Desak Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2029
SMK Meilia Medika Adakan Kunjungan Industri ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Eko Sulistio dan Jalan Panjang Pengabdian untuk Pengungsi dan Korban Bencana
Ridwan Hisjam: Satu Abad NU Menjaga Indonesia Tetap Utuh
Dosen Jamiat Kheir kembali ber PKM : Sinergi Pendidik di Era Digital, Upaya Menanamkan Karakter Profetik pada Anak melalui Keteladanan dan Teknologi
Ridwan Hisjam, Kader Senior Golkar Aktif Bicara Masa Depan Partai

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:29 WIB

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:09 WIB

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Senin, 19 Januari 2026 - 05:43 WIB

Koalisi Permanen, Stabilitas Politik, dan Tantangan Pertumbuhan 8 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Era Kesadaran Baru: Ketika Bangsa Indonesia Beranjak Dewasa

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:38 WIB

Ekonomi Butuh Disiplin Politik: Mengapa Penyederhanaan Pilkada Relevan bagi Industrialisasi Indonesia

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:43 WIB

Ngalap Barokah KH. Abu Dardiri: “Ulama Dermawan, Penulis Kitab Pessalatan Asal Kebumen”

Berita Terbaru

Nasional

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

Selasa, 3 Feb 2026 - 12:59 WIB

Opini

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Senin, 2 Feb 2026 - 14:29 WIB