Ridwan Hisjam: Kosgoro Harus Berani Desak Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2029

- Editor

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Hisjam saat memberi sambutan di acara silaturahmi bersama dengan para tokoh dan senior Kosgoro 1957 di Sentul, Bogor, Sabtu 31 Januari 2026.

Ridwan Hisjam saat memberi sambutan di acara silaturahmi bersama dengan para tokoh dan senior Kosgoro 1957 di Sentul, Bogor, Sabtu 31 Januari 2026.

Jakarta, Siaran Indonesia – Politisi senior Partai Golkar Ridwan Hisjam mengingatkan Kosgoro 1957 agar berani mengambil peran utama dalam mendorong pengurus Partai Golkar bekerja lebih agresif dan terarah demi memastikan Golkar keluar sebagai pemenang Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Ridwan di depan para senior-senior Kosgoro saat menggelar acara silaturahmi bersama dengan para tokoh dan senior Kosgoro 1957 di Sentul, Bogor, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurut Ridwan, dorongan tersebut tidak cukup disampaikan secara informal, melainkan harus menjadi rekomendasi resmi yang diputuskan dalam Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 2026. Sebagai organisasi sayap tertua sekaligus pendiri Partai Golkar, Kosgoro dinilai memiliki legitimasi historis dan moral untuk bersuara lebih keras.

“Kosgoro bukan organisasi biasa. Kosgoro adalah pendiri Golkar. Karena itu Kosgoro harus berani menekan dan mendorong Golkar agar bekerja sungguh-sungguh supaya pada 2029 menjadi partai nomor satu,” kata Ridwan.

Ridwan menilai, target kemenangan Pemilu 2029 harus dipandang sebagai keputusan politik strategis yang disertai keberanian mengambil risiko. Ia menegaskan, Kosgoro tidak boleh ragu menyampaikan tuntutan tersebut kepada pimpinan partai.

“Dorongan itu harus menjadi rekomendasi resmi Mubes Kosgoro 2026. Kalau Kosgoro diam, lalu siapa lagi yang akan mengingatkan Golkar tentang target besarnya?” ujarnya.

Ridwan mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan peran strategis Kosgoro dalam menentukan arah politik Golkar. Ia menyinggung Mubes Kosgoro 2003, ketika organisasi tersebut secara tegas merekomendasikan agar Golkar menjadi pemenang Pemilu 2004. Saat itu, Agung Laksono menjabat Ketua Umum Kosgoro, sementara Ridwan Hisjam menjabat Ketua Kosgoro Jawa Timur.

“Di Mubes 2003, Kosgoro berani merekomendasikan Golkar harus menang Pemilu 2004. Waktu itu Golkar dipimpin Akbar Tanjung,” kata Ridwan.

Hasil Pemilu 2004 kemudian mencatat Golkar mampu menggeser dominasi PDI Perjuangan, yang sebelumnya menjadi pemenang Pemilu 1999 dengan 33,74 persen suara, sementara Golkar berada di posisi kedua dengan 22,44 persen.

Kemenangan Golkar pada 2004, menurut Ridwan, tidak bisa dilepaskan dari keberanian organisasi-organisasi pendiri, termasuk Kosgoro, dalam memberi tekanan politik internal.

Ridwan menegaskan, untuk kembali menjadi pemenang pada 2029, Golkar harus siap menanggung risiko politik apa pun. Ia bahkan mengingatkan pengalaman Akbar Tanjung, Ia pernah dipenjara hingga akhirnya  mampu mengantarkan Golkar sebagai pemenang pemilu.

“Dalam politik, harus siap menerima risiko. Bahkan ketua umum sekalipun harus siap dipenjara. Akbar Tanjung sudah membuktikan itu, kaluar dari penjara, ia mampu bawa Golkar sebagai pemenang Pemilu 2004,” ujar Ridwan.

Bagi Ridwan, keberanian mengambil risiko merupakan prasyarat kepemimpinan politik. Ia menilai, tanpa keberanian tersebut, target Golkar menjadi partai pemenang Pemilu 2029 hanya akan berhenti sebagai slogan.

“Kalau mau menang, ya harus berani. Politik memang begitu,” katanya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional
Ridwan Hisjam: Jika Golkar Menyimpang, Kosgoro Wajib Mengoreksi
Ridwan Hisjam Dorong Kosgoro 1957 Bangun 1000 Koperasi Seluruh Indonesia
SMK Meilia Medika Adakan Kunjungan Industri ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Eko Sulistio dan Jalan Panjang Pengabdian untuk Pengungsi dan Korban Bencana
Ridwan Hisjam: Satu Abad NU Menjaga Indonesia Tetap Utuh
Dosen Jamiat Kheir kembali ber PKM : Sinergi Pendidik di Era Digital, Upaya Menanamkan Karakter Profetik pada Anak melalui Keteladanan dan Teknologi
Ridwan Hisjam, Kader Senior Golkar Aktif Bicara Masa Depan Partai

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:29 WIB

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:09 WIB

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Senin, 19 Januari 2026 - 05:43 WIB

Koalisi Permanen, Stabilitas Politik, dan Tantangan Pertumbuhan 8 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Era Kesadaran Baru: Ketika Bangsa Indonesia Beranjak Dewasa

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:38 WIB

Ekonomi Butuh Disiplin Politik: Mengapa Penyederhanaan Pilkada Relevan bagi Industrialisasi Indonesia

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:43 WIB

Ngalap Barokah KH. Abu Dardiri: “Ulama Dermawan, Penulis Kitab Pessalatan Asal Kebumen”

Berita Terbaru

Nasional

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

Selasa, 3 Feb 2026 - 12:59 WIB

Opini

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Senin, 2 Feb 2026 - 14:29 WIB