KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Kontestasi pemilihan Ketua DPC PERADI Kebumen periode 2026–2031 mulai memasuki tahapan penting. Seiring berjalannya proses pendaftaran dan verifikasi bakal calon, sejumlah nama mulai masuk dalam peta persaingan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026.
Salah satu figur yang mencuri perhatian dalam bursa tersebut adalah Anita Handayani Nur Syamsi, S.H., M.H., atau kerap disapa Anita Nosa.
Anita bukan nama baru dalam organisasi profesi advokat. Rekam jejak panjang di lingkungan PERADI, pengalaman profesional lebih dari dua dekade, serta pengalaman memegang posisi strategis dalam kepengurusan menjadi modal yang membuat namanya menempati posisi penting dalam bursa Ketua DPC PERADI Kebumen.
Anita telah dinyatakan lolos verifikasi persyaratan administrasi sebagai calon Ketua DPC PERADI Kebumen periode 2026–2031. Tahapan tersebut sekaligus menempatkannya secara resmi dalam kontestasi menuju kepemimpinan organisasi untuk lima tahun mendatang.
Bukan Pendatang Baru di PERADI
Salah satu kekuatan utama Anita terletak pada pengalaman organisasinya.
Sebelum berada di DPC PERADI Kebumen, Anita pernah dipercaya sebagai Bendahara DPC PERADI Ex Kedu Magelang selama dua periode, yakni 2009–2013 dan 2013–2018.
Pengalaman tersebut kemudian berlanjut di Kebumen. Anita dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPC PERADI Kebumen periode 2021–2026.
Dengan rekam jejak tersebut, Anita memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam memahami tata kelola organisasi, pengelolaan kelembagaan, pembinaan anggota serta dinamika internal organisasi profesi advokat.
Posisi Wakil Ketua juga memberikan pengalaman langsung dalam melihat persoalan organisasi di tingkat cabang dan kebutuhan anggota DPC PERADI Kebumen.
Dalam konteks pemilihan ketua organisasi, pengalaman semacam ini menjadi modal penting karena kepemimpinan tidak hanya membutuhkan kemampuan profesional, tetapi juga kemampuan mengelola organisasi dan membangun konsolidasi internal.
Pengalaman Advokat Lebih dari 20 Tahun
Dari sisi profesional, Anita memiliki pengalaman sebagai advokat sejak tahun 2000.
Lebih dari dua dekade menjalani profesi hukum memberikan pengalaman panjang dalam praktik hukum, termasuk litigasi dan konsultasi dengan sejumlah bidang perkara seperti perdata, pidana, tata usaha negara dan korporasi.
Pengalaman profesional tersebut kemudian diperkuat dengan latar belakang akademik.
Anita menyelesaikan pendidikan S-1 Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang dan melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Hukum di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.
Sejak 2023, Anita juga aktif sebagai dosen dengan bidang pengajaran yang berkaitan dengan praktik hukum dan etika profesi.
Kombinasi pengalaman sebagai advokat, akademisi dan pengurus organisasi membuat profil Anita memiliki tiga dimensi sekaligus: praktik profesi, kapasitas akademik dan pengalaman organisasi.
Modal Kepemimpinan yang Sudah Teruji
Dalam sebuah organisasi profesi, pengalaman menjadi salah satu modal penting untuk memimpin.
Seorang ketua tidak hanya dituntut memahami persoalan hukum dan profesinya, tetapi juga harus mampu mengelola organisasi, membangun komunikasi dengan anggota, menjaga hubungan kelembagaan serta memastikan organisasi berjalan secara profesional.
Anita memiliki pengalaman tersebut.
Ia telah melalui berbagai jenjang dalam organisasi PERADI, mulai dari Bendahara DPC PERADI Ex Kedu Magelang hingga Wakil Ketua DPC PERADI Kebumen. Pengalaman tersebut membuat Anita memiliki pemahaman terhadap dinamika organisasi dari sisi administratif, keuangan maupun kepemimpinan.
Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa nama Anita Nosa mendapatkan tempat penting dalam peta persaingan Ketua DPC PERADI Kebumen.
Membawa Gagasan Penguatan Organisasi
Modal pengalaman tersebut juga beriringan dengan gagasan yang ditawarkan dalam pencalonannya.
Program yang diusung oleh Anita mencakup penguatan pendidikan dan pengembangan profesi, mentoring advokat muda, workshop, penguatan etik dan pengawasan, layanan bantuan hukum, digitalisasi administrasi, transparansi keuangan serta peningkatan kesejahteraan anggota.
Gagasan tersebut menunjukkan arah kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada struktur organisasi, tetapi juga pada pengembangan kapasitas anggota dan modernisasi tata kelola DPC PERADI Kebumen.
Visi yang dibawa juga menempatkan soliditas, profesionalisme dan integritas sebagai fondasi organisasi.
Anita Nosa dan Bursa Ketua DPC PERADI Kebumen
Jika melihat keseluruhan rekam jejak tersebut, Anita Nosa memiliki modal yang relatif lengkap untuk memasuki kontestasi Ketua DPC PERADI Kebumen.
Ia memiliki pengalaman profesional lebih dari 20 tahun, latar belakang Magister Hukum, pengalaman sebagai akademisi, serta perjalanan panjang dalam organisasi PERADI.
Lebih dari itu, Anita memiliki pengalaman langsung sebagai bagian dari kepengurusan DPC PERADI Kebumen periode 2021–2026.
Faktor-faktor tersebut membuat Anita bukan sekadar nama yang muncul dalam bursa, tetapi figur dengan pengalaman organisasi yang telah terbentuk dan teruji.
Karena itu, Anita Nosa layak ditempatkan sebagai salah satu kandidat kuat dalam kontestasi Ketua DPC PERADI Kebumen periode 2026–2031.
Dengan modal pengalaman, kapasitas profesional dan rekam jejak organisasi yang dimiliki, Anita membawa profil kandidat yang memiliki fondasi kuat untuk memimpin organisasi profesi advokat di Kebumen.
Muscab pada 30 Agustus 2026 akan menjadi momentum penting bagi DPC PERADI Kebumen dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan.
























