Aksi Nyata GMDP Bangun Rumah Wargaa Miskin di Kebumen

- Editor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia – PT Global Media Data Prima (GMDP) terus membangun komitmennya untuk membangun Kebumen, bukan hanya memberikan akses interner murah ke seluruh pelosok desa, GMDP juga hadir membantu masyarakat Kebumen dengan ikut membangun rumah warga miskin.

Bekerjasama dengan Sedulur Kebumen, melaksanakan bedah rumah tidak layak huni di Kecamatan Buayan, yang menjadi program bantuan bedah rumah ke-49 dan ke-50 yang diselenggarakan oleh Sedulur Kebumen.

Kegiatan yang berlangsung Kamis 7 Agustus 2025 ini dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Slamet Mustolkhah, Camat Buayan Nur Wahyudi, serta perangkat desa setempat.

Tampak hadir pula sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, Direktur GMDP Bravo Drajat Noto Titiwibowo beserta istri, dan sejumlah anggota Sedulur Kebumen.

Rumah pertama yang mendapat bantuan adalah milik Maryati di Dukuh Prigi, Desa Tugu. Maryati hanya tinggal bersama satu putranya, sementara tujuh anaknya yang lain merantau.

Menurut Sugeng Budiawan, kondisi rumah Maryati sangat memprihatinkan dan layak untuk dibedah.

“Kami bergotong royong dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar. Semoga warga di sini juga ikut membantu,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan Sedulur Kebumen berupa uang tunai Rp30 juta untuk pembangunan rumah dan Rp10 juta untuk modal beternak kambing. Selain itu, Pemerintah Desa Tugu juga turut menyumbang Rp15 juta.

Bantuan juga mencakup perabot rumah tangga seperti televisi, kasur, kursi, meja, bantal, guling, kompor, dan tabung gas.
Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi bantuan bedah rumah ini.

“Terima kasih banyak untuk Pak Sugeng, khususnya dari Sedulur Kebumen, yang sudah banyak membantu. Ini bedah rumah ke-49, dan ada juga bantuan untuk membeli kambing agar Bu Maryati dan putranya bisa mengembangkan ternak,” kata Bupati.

Bupati berpesan agar pembangunan rumah di lahan seluas 8 ubin tersebut dibuat sesuai standar, dilengkapi dengan MCK dan dapur yang layak. Lebih lanjut, Camat Buayan Nur Wahyudi menambahkan bahwa kondisi Maryati dan anak-anaknya memang kekurangan, bukan karena anak-anaknya tidak peduli.

Bantuan untuk Rasmanto dan Kadem di Desa Wonodadi

Rumah kedua yang dibedah adalah milik pasangan suami istri Rasmanto (73) dan Kadem (62) di RT 4 RW 1, Desa Wonodadi. Mereka tinggal bersama cucunya, sementara kedua anak mereka berada di Bandung.

Rasmanto dan Kadem tidak memiliki tempat tinggal sejak pulang dari perantauan di Semarang. Mereka menumpang di bangunan semi permanen milik tetangganya selama dua tahun. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Rasmanto nderes (menyadap air nira kelapa) sedangkan Kadem memulung sampah setelah cucunya berangkat sekolah.

“Air mengambil dari sumur tetangga, listrik juga menyambung dari tetangga,” jelas Rasmanto.

Kadem bahkan sampai menangis dan bersujud di depan rombongan saat mereka tiba.

“Saya sudah tidak malu lagi untuk menangis,” katanya haru, tidak menyangka akan mendapatkan bantuan.

Ia menceritakan bahwa terkadang ia terpaksa makan nasi kering yang telah dijemur. Untuk buang air besar, ia harus ke sungai, sementara mandi di ruangan seadanya.

Direktur GMDP Bravo Drajat Noto Titiwibowo menyampaikan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk memajukan Kebumen melalui teknologi dan program CSR.

“Kami punya dana CSR. Mudah-mudahan dengan kehadiran kami membawa berkah bagi masyarakat,” ujarnya.

Total bantuan yang diberikan GMDP senilai hampir Rp65 juta, meliputi uang tunai Rp40 juta untuk pembangunan, perabot rumah tangga, serta pembelian lahan seluas 6 ubin senilai Rp12 juta.

“Insyaallah, CSR kami bukan hanya untuk bedah rumah, tapi juga mushola atau tempat ibadah,” pungkas Bravo.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:40 WIB

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Lebih dari 180 Siswa/i SMPIT Insan Kamil Cikarang Kabupaten Bekasi Ikuti Talent Mapping Dengan Primagen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Inspirasi Tanpa Batas: 3 Motivator Alumni Gontor Populer di Indonesia!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Studio Foto Yang Nyaman di Sawangan Depok | Dirgantara Digital Studio

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:15 WIB

4 Rekomendasi Vendor Jasa Foto Wisuda Terbaik di Depok Jawa Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:48 WIB

5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok

Berita Terbaru