Irjen Kemenag: Pengawasan Harus Memberikan Dampak Terhadap Persoalan yang Muncul

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Khairunas, S.H., M.H., menegaskan pentingnya transformasi sistem pengawasan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) agar berdampak nyata. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa pengawasan yang dilakukan Itjen Kemenag ke depan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus solutif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Kementerian Agama saat ini memiliki sekitar 350 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di berbagai satuan kerja (satker) di seluruh Indonesia. Selain itu, Kemenag mengelola anggaran besar dan memiliki aset negara yang juga besar. Dengan skala sebesar itu, pengawasan yang ketat dan efektif menjadi mutlak diperlukan.

“Pengawasan harus memberikan dampak. Tidak bisa lagi sekadar rutinitas atau administratif, tapi harus mampu memberi solusi konkret terhadap persoalan yang muncul di lapangan,” ujar Irjen Khoirunnas dalam diskusi ngobrol bareng media di Kantor Itjen Kemenag RI, Rabu (28/5/2025).

Khairunnas menambahkan bahwa langkah strategis pengawasan harus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif. Menurutnya, Itjen Kemenag akan memperkuat kemitraan dengan seluruh satuan kerja di pusat maupun daerah. Kemitraan ini akan memungkinkan pengawasan masuk lebih dalam, baik melalui proses audit, evaluasi, hingga pemantauan program dan anggaran.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pengawasan yang efektif butuh mitra. Maka kami akan menjalin kolaborasi dengan satker-satker di seluruh Indonesia untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan dan tujuan tercapai,” ungkapnya.

Selain itu, Khoirunnas juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pelaksanaan pengawasan. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan harus menjadi bagian dari proses yang terus berjalan dan berkembang, bukan tindakan insidentil atau reaktif belaka.

Ia juga menyampaikan bahwa dengan kompleksitas dan besarnya tanggung jawab Kementerian Agama, strategi khusus diperlukan, termasuk pengawasan langsung ke lapangan. Pemantauan intensif akan dilakukan di berbagai tempat strategis seperti asrama haji dan KUA, yang menjadi titik sentral layanan publik Kemenag.

“Dengan pemantauan langsung, kita bisa mengoreksi dan memperbaiki di tempat. Langkah-langkah korektif bisa segera dilakukan tanpa menunggu panjang,” tegasnya.

Tak hanya itu, Khoirunnas menegaskan bahwa fungsi pengawasan juga mencakup penindakan jika ditemukan pelanggaran yang sudah melalui tahapan peringatan dan pembinaan. Penindakan tersebut, katanya, akan dilakukan secara terukur dan memenuhi rasa keadilan, sebagai upaya menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi Kemenag.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan pengawasan bukan hanya menemukan kesalahan, tetapi juga menyelesaikan masalah dan memastikan tidak terulang kembali,” tandasnya.

Dengan pendekatan yang lebih proaktif dan solutif, Itjen Kemenag berkomitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, demi meningkatkan pelayanan publik dan menjaga amanah dalam pengelolaan anggaran serta aset negara.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru