Evaluasi Pemberangkatan Transmigran Akhir 2024, Wamen Viva Yoga: Mereka Patriot dan Perekat Tali Kebangsaan

- Editor

Jumat, 3 Januari 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Transmigrasi. - Foto Kementrans

Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Transmigrasi. - Foto Kementrans

Siaranindonesia.com, JAKARTA – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan pada 6 Desember 2024, Kementerian Transmigasi (Kementrans) telah memberangkatkan transmigran sebanyak 121 kepala keluarga ke berbagai kabupaten di Kalimantan dan Sulawesi.

Ia mengatakan bahwa keberadaan para transmigran yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta itu saat ini masih dalam pendampingan dan pembinaan.

“Kita harap tidak terjadi kendala apa-apa”, ujarnya, Jakarta, (3/1/2025). “Kita pantau sejak awal dan alhamdulilah tidak ada keluhan”, tambah pria yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PAN itu.

Mantan anggota Komisi IV DPR itu mengibaratkan transmigran yang menempati tempat yang baru seperti ‘babad alas’. Di kawasan yang mereka tempati jauh dari tiang listik dan senyap dari hingar bingar keramaian kota.

“Mereka hidup di sana penuh dengan perjuangan”, tuturnya.

Meski demikian, menurut Viva Yoga, tantangan yang ada menjadi kebanggaan.

“Mereka adalah patriot bangsa”, tegasnya.

Disebut patriot bangsa, sebab para transmigran mengolah tanah di lahan-lahan kosong dan berjuang untuk mengubah nasib.

“Usaha mereka berbuah pada meningkatkannya taraf hidup dan menciptakan pertumbuhan baru di Indonesia”, paparnya.

Dikatakan, ada dampak besar dari kehadiran transmigran di lokasi penempatan. Pertama, memekarkan daerah. Hadirnya para patriot bangsa itu telah mampu menciptakan 1567 ibu kota desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, dan 3 provinsi.

“Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan adalah 3 provinsi produk transmigran”, ujar alumni Pascasarjana UI itu.

Kedua, model distribusi masyarakat melalui program transmigrasi secara fakta menjadi perekat bangsa.

“Transmigrasi membuat terjadinya akulturasi antarbudaya”, ungkapnya.

Pembauran dan pernikahan di antara keluarga transmigran dan penduduk lokal semakin menambah kebhinekaan, dan mempererat tali kebangsaan.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru