KSBSI Apresiasi Presiden Prabowo Naikan UMP Sebesar 6 Persen

- Editor

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( KSBSI) mengunjungi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hari ini, Kamis (5/12/24)

Kehadiran KSBSI salah satunya adalah untuk menyatakan secara langsung apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas naiknya upah minimum sebesar 6,5%. dan terbitnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2025.

“Kita berikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan untuk menaikkan upah minimum nasional sebesar 6,5 persen dan menunjukan presiden RI betul-betul menunjukan kepedulian terhadap kaum buruh.

Dan kemudian juga di teruskan oleh mentri Ketenagakerjaan Bapak Prof Yassierli yang telah menerbitkan Permenaker Nomor 16 tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2025,” kata Sekretaris Jenderal KSBSI, Dedi Hardianto dalam keterangan resminya kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Menurut Dedi, ini menunjukan perhatian besar pemerintah kepada buruh, karena kenaikan itu sudah memadai, selaras dengan usulan yang telah dibuat KSBSI tentang formula kenaikan upah 2025 pasca terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli buruh.

Untuk itu, kata Dedi, KSBSI siap bekerjasama dengan pemerintah untuk mengatasi berbagai tantangan yang harus dihadapi dunia ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk berkaloborasi dgn pemerintah merumuskan aturan perundang-undangan yang akan dibuat Pemerintah pasca putusan MK.

“Kita siap memberikan masukan dan usulan yang dibutuhkan pemerintah,” kata Dedi.

Selain soal masukan dan usulan dalam aturan Ketenagakerjaan yang akan dibuat pemerintah, KSBSI juga siap membantu program vokasi untuk meningkatkan kompetensi SDM pekerja buruh Indonesia .

“Kita butuh akselerasi peningkatan kompetensi SDM pekerja buruh yang diperlukan untuk mengatasi sejumlah tantangan ketenagakerjaan kedepan, kita menuju bonus demografi, tentu harus dipersiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan diberbagai sektor industri,” tutur Dedi.

Selain itu, KSBSI siap bekerjasama untuk memaksimalkan pelatihan-pelatihan vokasi dalam program pendidikan yang sudah menjadi program pemerintah dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dan keterampilan di bidangnya.

“Tentu kita siap bekerjasama dengan pemerintah yang menginginkan adanya peningkatan produktivitas tenaga kerja dalam proses produksi barang dan jasa,” tandasnya

Pertemuan dengan Kemnaker ini dihadiri Presiden dan Sekjen KSBSI, Elly Rosita dan Seluruh federasi yang beraffiliasi KSBSI.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru