Kemiskinan di Kebumen Turun, Capai 0,63 Persen

- Editor

Kamis, 22 Agustus 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih.

Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih.

Kebumen, Siaran Indonesia – Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih merasa bersyukur tingkat kemiskinan di Kabupaten Kebumen saat ini kian menurun. Hal ini disampaikan Rista saat sidang paripurna DPRD Kebumen dalam rangka Hari Jadi ke-395 Kabupaten Kebumen, Rabu (21/8).

Rista membeberkan, upaya penanggulangan dan pengentasan kemiskinian di Kebumen menunjukan tren positif. Terbukti, prosentase penurunan angka kemiskinan di Kebumen mencapai 0,63 persen.

Atau lebih tinggi dari kabupaten lain, meliputi Kabupaten Purbalingga dengan prosentase 0,81 persen. Disusul Kabupaten Pekalongan dengan capaian 0,72 persen. “Di Jawa Tengah peringkat kami naik dua tingkat,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Kebumen Buka Pendaftaran CPNS untuk 335 Formasi, Bupati: Tak Ada Kekuatan Orang Dalam

Baca juga: Bupati Kebumen Raih Penghargaan Best Innovative Leadership dari CNN Indonesia

mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kerja keras Pemkab Kebumen selama ini tak berbuah sia-sia. Berbagai upaya hingga kini masih terus dilakukan demi menekan angka kemiskinan. Termasuk melalui upaya kolaboratif lintas sektor.

“Alhamdulillah, dengan kerja keras dan sinergi bersama, dampak-dampaknya dapat kami atasi atau minimalkan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, tantangan terberat pengentasan kemiskinan adalah ketika menghadapi pandemi Covid-19. Di mana, situasi kala itu membatasi ruang gerak perekonomian. Kendati demikian, Rista bersyukur persoalan tersebut kini telah berhasil dilewati.

“Perjalanan tidak mudah. Banyak persoalan dan hambatan. Saat pendemi semua fokus penanggulangan wabah, sehingga akselerasi pembangunan tak berjalan signifikan. Belum lagi tantangan inflasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bambang Sutrisno mengatakan, kemiskinan memang masih menjadi persoalan menahun di Kebumen.

Namun begitu, bukan berarti eksekutif dan legislatif menyerah dengan keadaan. “Dari perda yang kita bikin, muaranya terbebas dari kemiskinan. Bagaimana regulasi mengatur soal kesejahteraan,” ucap Bambang.

Dia mengungkapkan, begitu banyak tantangan yang harus dihadapi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kondisi ini membuat DPRD bersama Pemkab perlu mengeluarkan kebijakan strategis melalui intervensi anggaran.

Tujuannya tak lain agar pengentasan kemiskinan optimal karena masuk dalam skala prioritas. “Penurunan angka kemiskinan ini bukti bahwa program penanggulangan kemiskinan berjalan dengan baik,” ujarnya. (Kuh)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19 WIB

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) meluluskan 34 doktor untuk pertama kalinya sejak kampus tersebut berdiri. Mereka menjadi bagian dari 204 lulusan magister dan doktor yang mengikuti wisuda di Gedung Rektorat UIII, Depok, Kamis (27/8/2026).

Nasional

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB