Menhut Raja Antoni: Presiden Prabowo Pemimpin yang Sangat Peduli Tangani Karhutla

- Editor

Selasa, 1 September 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Trend hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami penurunan. Menhut Raja Antoni mengatakan hal ini tidak lepas dari peran Presiden Prabowo Subianto yang memimpin langsung dengan tegas.

“Ucapan terima kasih saya tentu kepada Pak Presiden Prabowo Subianto. Beliau seorang pemimpin yang sangat tegas terutama dalam karhutla ini,” ujar Menhut Raja Juli Antoni di kantor Kemenhut, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Menhut Raja Antoni menyebut, arahan dan keterlibatan Presiden Prabowo menjadi salah satu dorongan bagi pemerintah untuk terus bekerja keras menekan Karhutla. Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas terkait Karhutla dan turun langsung ke lapangan di Kalimantan dan Sumatera.

Menhut Raja Antoni juga menyebut perkembangan penanganan Karhutla terus dipantau oleh Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara. “Hari ke hari saya selalu dicek oleh Pak Seskab maupun Pak Mensesneg tren hari ini seperti apa dan itu memotivasi kami secara keseluruhan untuk terus bekerja keras,” ujarnya.

Menhut Raja Antoni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang turut berperan dalam menekan Karhutla. Menurut Menhut Raja Antoni, penurunan angka Karhutla merupakan kombinasi antara upaya pemadaman di lapangan dan perilaku masyarakat yang tidak melakukan pembakaran lahan untuk land clearing.

“Jadi kalau angkanya menurun hari ini, ini kombinasi dari semua faktor tapi ucapan terima kasih saya kepada masyarakat Indonesia yang paling tidak pada data hari ini,” kata Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni juga menyampaikan tren hotspot selama Agustus menunjukkan perbaikan di sejumlah wilayah. Pada 30-31 Agustus, hotspot di Riau tercatat nol selama dua hari. Sementara itu, Menhut Raja Antoni menyebut hotspot Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat juga menunjukkan penurunan dalam perkembangan terakhir.

“Alhamdulillah puji Tuhan bahwa perjuangan satu bulan ini untuk mengontrol karhutla trennya membaik,” ujar Menhut Raja Antoni.

Meski demikian, Menhut Raja Antoni mengingatkan perbaikan tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah. September disebut sebagai puncak El Nino sekaligus periode perjuangan berikutnya dalam penanganan Karhutla.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru