HUT Ke-5 PELITA 16, Wihaji Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Turnamen Tenis Meja

- Editor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com, Depok — Semangat pembinaan generasi muda mewarnai peringatan HUT ke-5 Perkumpulan Insan Cita (PELITA) 16. Selain menggelar tasyakuran, PELITA 16 menyelenggarakan turnamen tenis meja yang mempertandingkan kategori usia 15 tahun dan kategori umum sebagai bagian dari komitmen mendukung pengembangan olahraga usia muda.

Kegiatan yang digelar di Graha Insan Cita (GIC), Depok, Jawa Barat, tersebut dibuka oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji. Pembukaan turnamen dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi yang mempertemukan tokoh senior dengan atlet muda. Anas Urbaningrum berpasangan dengan Sasi (15), sementara Wihaji berpasangan dengan Christian (15).

Pertandingan eksibisi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas. Kehadiran atlet-atlet muda dalam pertandingan bersama tokoh senior menjadi gambaran pentingnya interaksi lintas generasi untuk membangun motivasi, pengalaman, dan kepercayaan diri generasi muda.

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Ada disiplin, kerja keras, sportivitas, dan proses membangun karakter. Karena itu, pembinaan sejak usia muda menjadi investasi penting untuk masa depan,” ujar Wihaji di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Sabtu (28/8).

Menurut Wihaji, ruang bagi anak-anak dan remaja untuk berkompetisi secara sehat perlu terus diperbanyak. Kompetisi yang dilakukan secara terarah dapat menjadi sarana untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda, termasuk di bidang olahraga.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah PELITA 16 yang secara khusus menghadirkan kategori usia 15 tahun dalam turnamen tenis meja kali ini.

Dengan demikian, atlet-atlet muda tidak hanya mendapatkan kesempatan berkompetisi, tetapi juga pengalaman bertanding yang menjadi bagian penting dari proses pembinaan prestasi.

“PELITA 16 ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai perayaan ulang tahun. Kami ingin memberikan kontribusi nyata, salah satunya dengan membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berkembang melalui olahraga,” kata Wihaji.

Pada kategori usia 15 tahun putra, juara pertama diraih Rifan/PPOP. Posisi kedua ditempati Arfan/Harmony RTTA. Sementara itu, juara ketiga bersama diraih Pedro/Harmony RTTA dan Rizky/Spin Master.

Adapun pada kategori usia 15 tahun putri, Saffa/Harmony RTTA keluar sebagai juara pertama. Juara kedua diraih Nani/STONI, sedangkan juara ketiga bersama ditempati Hazel/Kertajati dan Sashi/Stony.

Sementara itu, Ketua Umum PELITA 16 Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, pihaknya bangga turnamen tenis meja tersebut kembali dapat diselenggarakan. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk dukungan PELITA 16 terhadap pengembangan olahraga sekaligus pembinaan atlet muda.

“Pembinaan atlet muda sudah semestinya mendapatkan dukungan, terutama dari sisi pengembangan dan penyediaan sarana. Karena itu, PELITA 16 berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Ia menambahkan, PELITA 16 berencana menyediakan sarana latihan tenis meja bagi generasi muda yang nantinya dipusatkan di Graha Insan Cita (GIC), Depok. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang latihan sekaligus wadah pembinaan bagi atlet-atlet muda yang memiliki potensi.

PELITA 16 berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi pembinaan atlet tenis meja usia muda. Selain melahirkan bibit-bibit berprestasi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya olahraga, sportivitas, disiplin, dan kebersamaan di kalangan generasi muda.

“Yang paling penting adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk berproses. Prestasi membutuhkan waktu, latihan, pengalaman, dan dukungan. Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia,” imbuh Anas Urbaningrum, yang juga mantan Ketua Umum PB HMI. (*)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

BIAS CELIOS DAN KINERJA BAHLIL: Anatomi Metodologis Sebuah Kesimpulan yang Dikemas Sebagai Sains

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB