Fast Track Sewa Kantin Madrasah, Dari Ruang Usaha Menjadi Sumber Pendapatan Negara

- Editor

Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan madrasah kini tak lagi sekadar aset yang diam di tempat. Melalui Aksi Perubahan Diklat PKA LAN Angkatan Ke-6 yang digagas oleh Nurul Badruttamam dari Kementerian Agama RI, tata kelola BMN kini bertransformasi menjadi sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang produktif, transparan, dan berkelanjutan.

Inisiatif bertajuk “Tertib Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN): Optimalisasi Pengelolaan dalam Pemanfaatan BMN Kementerian Agama” ini fokus pada pengelolaan sewa kantin madrasah, yang selama ini sering kali terhambat prosedur panjang dan belum memberi dampak maksimal bagi pendapatan negara.

Nurul menjelaskan bahwa banyak aset madrasah, termasuk kantin, masih dianggap sebagai beban administratif, bukan potensi ekonomi. “Visi kami adalah menjadikan aset kantin madrasah bukan sekadar fasilitas, namun dapat menjadi sumber pendapatan negara yang akuntabel dan berdaya guna tinggi.”, terang Nurul di Jakarta, pada Selasa (14/10/2025).

Dikatakan Nurul, dari kesadaran itu lahirlah Model Fast Track Sewa BMN Kantin, sebuah inovasi yang memadukan integritas dan teknologi. Model ini memanfaatkan Sistem Ticketing SIMAN V2 dan SOP terstandar, sehingga proses pengurusan izin sewa BMN yang sebelumnya bisa memakan waktu enam bulan kini dapat diselesaikan kurang dari dua bulan.

Pendekatan ini, lanjut Nurul, juga mendorong pola kerja pengawasan yang lebih solutif dan kolaboratif, sehingga layanan pengelolaan aset di madrasah dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan terarah. “Hasilnya dapat terlihat. Dari 10 madrasah pilot project, 8 madrasah (80%) berhasil memperoleh SK Persetujuan Sewa BMN dari Kementerian Keuangan,” ungkapnya.

Keberhasilan ini kemudian diperluas menjadi gerakan bersama. Pada Kamis, 9 Oktober 2025, Inspektorat Jenderal Kemenag menggelar penandatanganan komitmen 100 Madrasah Pilot Project secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh madrasah negeri di berbagai provinsi, baik MTsN maupun MAN, yang siap menerapkan model Fast Track Sewa BMN Kantin.

*Replikasi Nasional*
Nurul menjelaskan, skema ini tidak berhenti di 100 madrasah. Dalam jangka menengah, Aksi Perubahan ini menargetkan replikasi di 100 madrasah tambahan, dan pada tahap panjang akan diterapkan di 2.225 madrasah di seluruh Indonesia. Jika berjalan optimal, potensi PNBP tahunan yang dapat dihimpun diperkirakan mencapai lebih dari 7 Miliar.

“Tak hanya meningkatkan penerimaan negara, pengelolaan aset ini juga membuka peluang strategis untuk mendukung Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Aset dapur olahan madrasah kini dipetakan sebagai sarana potensial untuk penyediaan makanan sehat bagi peserta didik,” imbuhnya.

Menariknya, selain menambah pemasukan madrasah, Madrasah juga lebih tenang karena semuanya berjalan sesuai aturan. Salah satu contoh datang dari MAN Kota Surabaya. “Dulu, proses perizinan sewa kantin lama dan membingungkan. Sekarang, semua lebih cepat, jelas, dan legal,” tutur Kepala MAN Kota Surabaya, Fathorrakhman.

Sekretaris Itjen Kemenag, Kastolan, menyampaikan apresiasinya atas perluasan program ini. “Program ini adalah bagian dari upaya membangun budaya tertib administrasi di lingkungan madrasah. Melalui skema ini, madrasah memahami bahwa seluruh BMN yang dimanfaatkan, termasuk kantin, adalah sumber PNBP bagi negara,” pungkasnya.

Aksi perubahan ini membuktikan bahwa inovasi di sektor publik tidak hanya menyerap anggaran, justru bisa menghasilkan. Melalui sinergi pengawasan, digitalisasi, dan kepemimpinan adaptif, Kementerian Agama menegaskan komitmen untuk menghadirkan tata kelola BMN yang tertib, produktif, dan berkelanjutan. (AA)

Komentar Facebook

Berita Terkait

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara
Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara
Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026
Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan
Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam
Kepercayaan Publik Meningkat, Pemerintahan Prabowo Subianto Dinilai Sukses Hadapi Tekanan Global
Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi
Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:26 WIB

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Selasa, 21 April 2026 - 06:52 WIB

Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WIB

Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:35 WIB

Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan

Minggu, 19 April 2026 - 21:13 WIB

Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam

Sabtu, 18 April 2026 - 09:18 WIB

Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Berita Terbaru