Ghiffari Adha: Nilai Sepak Bola Harus Jadi Teladan, Bukan Komoditas Politik

- Editor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Ghiffari Adha, Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta, memberikan tanggapan tegas terhadap pernyataan Tsamara Amany yang menyinggung dunia sepak bola.

Dalam keterangannya, Ghiffari menekankan bahwa dunia sepak bola memiliki karakteristik yang jauh berbeda dari panggung politik, baik dari segi aturan maupun dinamika permainannya.

“Saya juga bergerak di politik, jadi paham betul bahwa panggung politik dan lapangan sepak bola itu dua dunia yang sangat berbeda. Di politik, kata-kata bisa jadi senjata, tapi di sepak bola yang bicara adalah kerja tim dan taktik di lapangan,” ujar Ghiffari, terang Ghiffari dalam keterangannya yang dikirim ke siaranindonesia.com, Sabtu (9/8/2025).

Ghiffari melanjutkan dengan sindiran pedas namun elegan, menegaskan bahwa opini publik tentang sepak bola sebaiknya disampaikan oleh pihak yang benar-benar memahami permainannya.

“Sepak bola itu bukan ajang cari panggung. Kalau nggak ngerti, mending nonton aja sambil belajar aturan mainnya… soalnya di lapangan, offside itu jelas.,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai dalam sepak bola — seperti disiplin, kerja sama, dan rasa hormat terhadap lawan — seharusnya menjadi teladan di ruang publik.

“Sepak bola mengajarkan kita disiplin, kerja sama, dan respek pada lawan. Nilai-nilai ini justru yang seharusnya diperkuat di ruang publik, bukan sekadar permainan kata-kata,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ghiffari secara terbuka menantang Tsamara untuk melakukan debat terbuka mengenai sepak bola.

“Kalau memang mau bicara sepak bola, ayo kita debat terbuka. Jangan politisasi sepak bola, apalagi kalau cuma sekadar merasa paham. Sepak bola itu dunia nyata, bukan panggung pencitraan,” tutupnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah
Mahasiswa Semester 5 Prodi Manajemen UNIMUGO Laksanakan Field Trip ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:02 WIB

Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok

Rabu, 4 November 2026 - 19:47 WIB

Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap

Rabu, 4 November 2026 - 18:15 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan

Minggu, 1 November 2026 - 17:32 WIB

PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Mahasiswa Semester 5 Prodi Manajemen UNIMUGO Laksanakan Field Trip ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34 WIB

PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY

Berita Terbaru