Golkar Dukung Hilirisasi Berkeadilan, Dorong Peran Aktif Daerah

- Editor

Sabtu, 28 Juni 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi/Istimewa

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi/Istimewa

Siaranindonesia.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia terus menggencarkan program hilirisasi Sumber Daya Alama (SDA). Terkait hal ini, Partai Golkar mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi (ARF), menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peluang ekonomi dari hilirisasi SDA. ARF menilai komitmen itu mesti disambut pemerintah daerah sebagai komitmen pusat dalam menghadirkan keadilan ekonomi yang berpihak pada daerah.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan visioner Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

“Langkah Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil sangat patut diapresiasi. Kebijakan hilirisasi saat ini berpijak pada prinsip pemerataan dan keberpihakan pada masyarakat lokal,” ujar ARF di Jakarta, Kamis (26/62025).

Pernyataan ARF sejalan dengan sikap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang dalam forum Jakarta Geopolitical Forum IX/2025 menyatakan nilai tambah hilirisasi harus sebesar-besarnya dinikmati masyarakat lokal.

“Hilirisasi ke depan itu harus berkeadilan bagi daerah. Nilai tambahnya harus dinikmati oleh orang daerah. Mereka harus jadi tuan di negeri sendiri,” ujar Bahlil.

Namun, menurut pria yang pernah menjadi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin ini, menekankan pemerintah daerah tidak cukup hanya menjadi fasilitator perizinan. Tetapi, aktif memperkuat pelaku usaha lokal, UMKM, dan BUMD agar dapat mengambil bagian langsung dalam rantai bisnis hilirisasi.

ARF juga mendorong pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) secara tepat sasaran agar memberikan manfaat bagi masyarakat. “DBH ini bisa digunakan untuk membiayai program pelatihan tenaga kerja, penguatan koperasi, dan pendampingan UMKM,” tegas ARF.

“Mata rantai bisnis penunjang dan komplemen hilirisasi mesti diambil alih oleh pelaku usaha di daerah tersebut. Para kepala daerah menyiapkan warganya untuk mengambil peluang mulai dari klaster bisnis inti hilirisasi SDA, klaster UMKM bisnis penunjang, dan klaster tenaga kerja,” jelas Abdul Rahman.

Ia juga menyebut bahwa kebijakan hilirisasi akan melengkapi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang selama ini didominasi oleh sektor industri perkotaan berbasis teknologi, keuangan, dan pariwisata sehingga ekonomi kita akan melesat.

“Kedepan, ekonomi Indonesia akan bisa terbang dengan dua mesin sekaligus untuk mengejar kesejahteraan rakyat sebagaimana visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran. Mesin pertama bertumpu pada hilirisasi SDA di pedesaan, dan yang kedua pada industri modern di perkotaan,” imbuhnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar
Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September
Taruna Ikrar : Kolaborasi ABG Perkuat Industri Probiotik dan Ekosistem Keamanan Pangan
Menhut Ucapkan Terima Kasih: Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla
Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan
Menhut Raja Antoni Tegas Tangani Karhutla, Izin 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan
Cahyo Subroto Bagikan Pelajaran dari Kegagalan Awal hingga Pertumbuhan MrScraper
Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Taruna Ikrar : Kolaborasi ABG Perkuat Industri Probiotik dan Ekosistem Keamanan Pangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Menhut Ucapkan Terima Kasih: Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 21:09 WIB

Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

Kamis, 3 September 2026 - 20:43 WIB

Cahyo Subroto Bagikan Pelajaran dari Kegagalan Awal hingga Pertumbuhan MrScraper

Rabu, 2 September 2026 - 18:10 WIB

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Rabu, 2 September 2026 - 17:05 WIB

Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme

Berita Terbaru