KAI Dorong Mobilitas dengan Emisi Karbon Rendah lewat LRT Jabodebek

- Editor

Sabtu, 8 Maret 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan mendukung keberlanjutan lingkungan kini menjadi salah satu isu penting yang tak lagi bisa diabaikan. KAI sebagai operator transportasi menghadirkan solusi transportasi modern yang tidak hanya efisien, tetapi juga jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi pribadi. Berdasarkan perhitungan Ametis Institute (2024), LRT Jabodebek sebagai salah satu layanan KAI mencatat emisi hanya 15 gram CO2e per penumpang per kilometer pada kondisi penumpang normal load—terendah di antara moda transportasi lainnya di Indonesia.

Sebagai perbandingan, moda transportasi pribadi menghasilkan emisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan LRT Jabodebek. Mobil konvensional 1000-2000cc mencatat emisi sebesar 31 gram CO2e per penumpang per kilometer, atau 106% lebih tinggi. Mobil konvensional 2000-3000cc menghasilkan 49 gram CO2e per penumpang per kilometer, atau 226% lebih tinggi. Sementara motor konvensional mencatat emisi 37 gram CO2e per penumpang per kilometer, yang berarti 146% lebih tinggi.

“LRT Jabodebek tidak hanya menawarkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan efisien, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan emisi karbon. Setiap perjalanan yang dilakukan dengan LRT membantu menciptakan masa depan yang lebih bersih dan hijau,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek. Mochamad Purnomosidi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan cinta lingkungan, LRT Jabodebek menyediakan water station atau air minum gratis di seluruh stasiun.

“Fasilitas ini tidak hanya ditujukkan untuk kemudahan pengguna, tetapi juga sebagai bentuk mengajak masyarakat untuk membawa botol minum pribadi dan mengurangi pemakaian botol plastik sekali pakai. Kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui langkah kecil yang sederhana namun berdampak besar,” tambah Purnomosidi.

Pilihan transportasi yang ramah lingkungan seperti LRT Jabodebek membawa dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Berkurangnya emisi karbon tidak hanya membantu memperlambat pemanasan global, tetapi juga meningkatkan kualitas udara di perkotaan, menurunkan risiko penyakit pernapasan, serta menciptakan kota yang lebih bersih dan nyaman selaras dengan
tujuan Pemerintah dalam memenuhi komitmen NDC.

Langkah sederhana seperti memilih transportasi umum selama beberapa hari dalam seminggu dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan jika dilakukan secara konsisten. Dengan rata-rata lebih dari 86ribu pengguna di hari kerja, LRT Jabodebek mampu mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon secara signifikan dibandingkan moda transportasi pribadi.

“Setiap langkah kecil yang kita lakukan bersama-sama, seperti beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal atau membawa botol minum pribadi, akan berdampak besar bagi keberlanjutan bumi. LRT Jabodebek adalah salah satu cara sederhana untuk ikut berperan menjaga lingkungan,” tutup Purnomosidi.

LRT Jabodebek lebih dari sekadar sarana transportasi, namun bagian dari solusi untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan menggunakan LRT Jabodebek, masyarakat tidak hanya menikmati perjalanan yang efisien dan modern, tetapi juga turut serta dalam upaya menyelamatkan bumi bagi generasi mendatang.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru