Deretan Tokoh Berikan Dukungan terhadap Gus Farkhan untuk Jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama

- Editor

Senin, 16 Desember 2024 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com,  Jakarta – Mundurnya Gus Miftah Maulana Habiburrahman dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan telah membuka ruang bagi munculnya nama-nama baru. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan yakni Gus Farkhan Evendi, tokoh muda yang dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki rekam jejak bersih.

KH Ali Zubaidi, Pengasuh Ponpes Mbaran Kediri menyebut keteladanan Gus Farkhan dalam merangkai persatuan dan kerukunan umat beragama sangat cocok untuk mengemban posisi tersebut. “Sebab dari dulu gemar silaturahmi kepada yang tua maupun muda,” tuturnya.

Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah, dari Surabaya, Jawa Timur, KH. Ahmad Nasiruddin Arif juga menyambut baik munculnya nama Gus Farkhan. Menurutnya Gus Farkhan memiliki rekam jejak yang selaras dengan jabatan tersebut.

“Gus Farkhan telah aktif dalam membangun ruang dialog yang harmonis untuk berbagai komunitas, menjembatani perbedaan dengan cara yang sangat efektif. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada ketenaran semata, karena ia telah terbukti mampu menciptakan kedamaian di tengah keragaman,” jelas KH. Ahmad.

Sejalan dengan itu, K. Mudzakar Aziz, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Mojoasem, Lamongan, memandang kiprah Gus Farkhan dalam memimpin Majelis Ro’iyah Indonesia (MRI) disebut sangat tepat untuk menggantikan posisi tersebut.

“Gus Farkhan memiliki sejumlah kualitas yang membuatnya layak untuk mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden. Saya sangat yakin Gus Farhan mampu dan sangat tepat menjalankan tugas ini,” tegas K. Mudzakar.

Selain itu dukungan juga datang dari KH. Nihrul Bahi Alhaedar, pengasuh Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi, Lamongan, Jawa Timur juga memberikan dukungannya terhadap Gus Farkhan Evendi.

Pernyataan ini disampaikan di kompleks pesantrennya, di mana ia menggarisbawahi pentingnya pemimpin yang mampu mengatasi tantangan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
“Gus Farkhan Evendi adalah sosok yang memiliki pemahaman mendalam tentang keragaman budaya dan agama di Indonesia. Dia telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempromosikan dialog antaragama dan membangun jembatan komunikasi antara berbagai kelompok,” ungkap Gus Irul, sapaan akrab KH. Nihrul Bahi Alhaedar.

Lebih lanjut, sinyal dukungan terhadap Gus Farkhan juga datang dari Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah. Ia turut mendoakan agar Gus Farkhan Evendi agar dapat melanjutkan posisi Gus Miftah Maulana.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan Gus Farkhan berkunjung ke kediamannya di Mojokerto. Prof. Asep menekankan pentingnya peran Gus Farkhan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Lebih lanjut, Prof. Asep juga meminta agar masyarakat berhenti menghina Gus Miftah. “Gus Miftah adalah orang baik, hanya saja kadang kepleset omong. Mari kita hargai dan dukung beliau,” ujarK.H. Asep Saifuddin Chalim.

Teranyar, KH. Abdul Malik, seorang tokoh agama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Haq An Nahdliyah Sidoarjo, secara tegas turut menyatakan dukungan terhadap Gus Farkhan Evendi.

Dalam keterangannya, KH. Abdul Malik menekankan pentingnya sosok pemimpin yang mampu menjaga kerukunan umat beragama. Menurut beliau, Gus Farkhan Evendi merupakan sosok yang tepat untuk mengemban tugas tersebut.

“Saya mendoakan dan sangat mendukung Gus Farkhan Evendi untuk mengemban amanah ini,” ujar Pengurus Pusat LL4Q (Lembaga Pengembangan Pembinaan Pendidikan Al Qur’an) Sabtu (14/12/2024).
KH. Abdul Malik juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam berdakwah.

“Dakwah harus disampaikan dengan bijaksana, tidak menyakiti hati orang lain, dan selalu berpedoman pada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah,” tegas salah satu Pengurus Wilayah Jamiyyatul Qurro’ Wal Huffadh Nahdlatul Ulama (PP JQHNU).

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru