Skor PISA Meningkat, Kemdikbudristek Kerja Nyata

- Editor

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Yogyakarta – Mengawali masa perkuliahan para Mahasiswa Baru Fakultas Sains dan Teknologi mengikuti agenda Stadium General bertempat di gedung Prof. R.H.A. Soenarjo, S.H., kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Forum ini menghadirkan narasumber: Direktur Eksekutif Cendekia Muda Madani yang juga Alumni Fakultas Saintek, UIN Sunan Sunan Kalijaga, Dr. Budi Sugandi, M.Sc., dan Jurnalis Kenamaan, Arif Firmansyah, S.E., M.Si. Hadir pada forum akademik kali ini, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, Dekan Fakultas Saintek, Prof. Khurul Wardati, dan para pejabat Dekanat. Dan diikuti tidak kurang dari 300 orang Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga.

Dalam sambutannya Prof. Noorhaidi menyampaikan, Salah satu masa depan cemerlang UIN Sunan Kalijaga ada di Saintek. Pihaknya sudah melihat langsung karya-karya Mahasiswa Fakultas Saintek yang futuristic di ajang pameran Mahasiswa. Pihaknya berpesan, para Mahasiswa Saintek sebagai Gen Z dengan tantangan yang kompleks, tetap bisa memanage diri sendiri agar dapat menjadi probadi-pribadi yang berkarakter kuat, dapat perpikir kreatif, dan berimajinasi positif sehingga dapat menghasilkan karya karya yang bermanfaat untuk masyarakat banyak, juga untuk pengembangan akademik Fakultas Saintek. Disampaikan, Gen Z diibaratkan sebagai generasi rebahan. Ada ancaman kemalasan dan tidak mau berpikir maksimal. Maka itu semua harus disingkirkan.

“Jadikan rebahanmu bersama Smartphone untuk berkreasi, berinovasi, dan berpikir maksimal sehingga dapat menghasilkan uang, bukan malah menghabiskan uang, demikian tegas Rektor di hadapan Mahasiswa”.

“Jadikan rebahanmu bersama Smartphone untuk membangun jejaring keilmuan yang kuat, untuk mengembangkan diri semaksimal mungkin. Namun juga harus tekun belajar, berkarya, berkreasi di laboratorium, dan manage imosimu jangan sampai stress. Dan Sering-seringlah keluar kampus untuk menikmati alam Yogyakarta. Banyak tempat-tempat di wilayah Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi, sekaligus bisa digali untuk tujuan mengembangan ilmu pengetahuan,” imbuh Prof. Noorhaidi.

Prof. Khurul Wardati dalam sambutannya menambahkan, Mahasiswa harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital, membangun literasi digital sebagai bekal menjadi Intelektual Muslim. Menurutnya Mahasiswa tidak boleh Mager dengan kemudahan-kemudahan yang bisa didapatkan dari Fasilitas Smartphone. Sebaliknya, Smartphone hendaknya menuntun Mahasiswa menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif, moderat, sekaligus religious. Mahasiswa Saintek harus dapat berperan sebagai Kalijaga Muda yang dapat menjaga dan mengembangan kearifan lokal, ditengah perkembangan global. Pihaknya berharap para Narasumber dapat menumbuhkan literasi digital Mahasiswa, sehingga bijak memanfaatkan TI untuk menjadi pribadi-pribadi yang kreatif, dan inovatif, demikian tegas Prof. Khurul Wardati.

Dalam kepemimpinannya, Prof. Khurul Wardati ingin memberikan ruang yang leluasa untuk menampilkan setiap karya Mahasiswanya, seperti yang kemarin baru saja diselenggarakan yakni: pameran arsitek, tidak lama lagi akan menyelenggarakan pekan raya biologi.
Sementara itu, kedua narasumber menyampaikan paparannya dalam sesi inti. Pembicara Budy Sugandi yang merupakan Pemerhati Pendidikan dan Direktur Eksekutif Cendekia Muda Madani, mengatakan bahwa kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan. Kebutuhan zaman saat ini sudah berubah sangat drastis. Sehingga dibutuhkan kurikulum yang mendukung perubahan tersebut.

“Kurikulum Merdeka yang digagas Kemdikbudristek ini sejalan dengan kebutuhan zaman. Data menunjukkan tingkat bekerja bagi alumni yang baru lulus 1 tahun terus naik. Misal alumni universitas dari 58,4% tahun 2021 naik jadi 60,1% dahun 2022, dan naik menjadi 63,6% di tahun 2023. ini salah satu indikator konkret keberhasilan Kurikulum Merdeka,” tandas Gandi yang pernah diamanahkan sebagai Co chair Y20-G20 Indonesia 2022.

Arif Firmansyah juga memberikan apresiasi terkait meningkatnya skor PISA Indonesia baik skor kemampuan Numerasi maupun skor Literasi. “Kita bisa optimis menatap masa depan. Ini bukti pemerintah hadir mencerdaskan anak-anak bangsa,” Papar Arif.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru