Bupati Arif Sugiyanto: Kebumen Beriman Jangan Hanya Sebatas Slogan

- Editor

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Kebumen.

Bupati dan Wakil Bupati Kebumen.

Kebumen, Siaran Indonesia – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto merespons slogan Kebumen Kembali Beriman yang kini mulai ramai di media sosial pada moment politik pemilihan kepala daerah. Ia menyayangkan mengapa slogan itu hanya dipakai untuk kepentingan politik sesaat.

Menurutnya, Kebumen Beriman bukan hanya sebatas slogan. Tapi juga harus dipraktikan dalam kehidupan nyata. Khususnya dalam menjalankan tata pemerintahan, yakni bagaimana menjalankan pemerintahan yang bersih dari korupsi, pelayanan yang baik, responsif, dan lingkungan yang sehat.

“Jadi Kebumen Beriman itu, saya kira jangan hanya sebatas slogan, yang tujuannya untuk kepentingan politik sesaat. Tapi jadikanlah Kebumen Beriman itu tertanam dalam diri kita, yang mengarah pada perilaku kita untuk menjadi lebih baik, khususnya kami yang berada dalam pemerintahan,” tuturnya.

Baca juga: PDIP Gelar Konsolidasi Pemenangan Arif-Rista, Bentuk Koalisi Kebumen Pasti

Baca juga: Deklarasi Cabup Lilis oleh DPC Gerindra Kebumen Disebut Menyalahi Aturan Partai

Ia menanyakan, apa artinya kembali ke slogan Kebumen Beriman jika pemerintahannya tidak mencerminkan sesorang yang beriman. Misalnya korupsi, pelayanan buruk, proyek pembangunan mangkrak, lingkungan tidak terta rapi, kotor, ekonomi masyarakat lemah, perkotaan kerap banjir dan lain sebagainnya.

“Apakah seperti itu yang disebut Kebumen Beriman? Kalau memang Beriman harusnya Kebumen dulu bebas dari korupsi. Pelayanannya bagus. Kalau beriman apakah pernah dilaksanakan shalawatan di Alun-alun Kebumen. Sebelum-belumnya pernah nggak, saya tanya,” tutur Bupati.

“Alhamdulillah di masa pemerintahan kami sudah berulang kali ada shalawatan. Ada Habib Syekh, Azzahir sampai alun-alun nggak muat, kemudian Gus Azmi, terus semalam kita kembali adakan shalawatan yang hadir juga puluhan ribu. Sebelumnya pernah nggak seperti itu,” tambah Bupati.

Bupati bersyukur di era pemerintahannya tata kota sekarang bersih dan rapih. Hal ini ditandai dengan diraihnya Piala Adipura. Kemudian pelayanan publiknya masuk terbaik nasional, pertumbuhan ekonomi masyarakatnya juga semakin naik, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi provinsi. Selain itu, Kebumen juga meraih penghargaan Revolusi Mental dan Kota Kreatif dari Kementerian Pusat.

“Inilah yang disebut Beriman, bukan hanya sebatas Jargon, tapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dalam bekerja. Alhamdulillah di masa pemerintahan kami bisa meraih 61 penghargaan nasional/regional. Mereka memberi apresiasi kepada pemerintahan kita karena dinilai semakin bagus,” tuturnya.

“Coba kalian bisa lihat dulu depan SMAN 1 Kebumen itu tertutup warung-warung, banyak sisa-sisa makanan dan minuman yang menyebabkan bau yang tidak sedap. Padahal itu SMA favorit kita yang banyak mencetak para pejabat. Alhamdulillah sekarang sudah bersih, terlihat lebih rapih. Seperti itulah Beriman,” tuturnya.

Bupati menyatakan, dirinya bukan tidak setuju dengan slogan Kebumen Beriman. Ia justru yang memasukan kata Kebumen Beriman dalam Mars Kebumen ciptaan Slamet Pramono guru SMAN 1 Kebumen. Selama ini, Kebumen tidak memiliki lagu mars maupun hymne yang menggambarkan jatidiri masyarakat kita beserta potensinya.

“Sekarang kita sudah punya mars dan hymne Kebumen ciptaan Pak Slamet Pramono, dari dulu kita nggak punya, dan sekarang sudah dipantenkan menjadi hak cipta. Lagu itu selalu diputar setiap ada kegiatan di masyarakat, dan saya yang memasukan kata Kebumen Beriman di situ, bukan yang lain,” jelasnya.

Bupati menuturkan, Kebumen itu banyak memiliki slogan yang lahir dari masyarakat. Seperti halnya Kebumen Ora Baen-Baen, Kebumen Pancen Maen. Kemudian sekarang ada Kebumen Semarak (sejahtera mandiri dan berakhlak). Bagi Bupati pengunaan slogan itu tidak masalah, sesuai dengan konteksnya.

“Jadi mau pakai Kebumen Beriman silakan, Kebumen Pancen Maen, Kebumen Ora Baen-Baen, Kebumen Semarak. Yang penting jangan hanya dijadikan slogan. Apalagi ini hanya dijadikan komoditas politik sesaat. Tentu sangat disayangkan,” tandas Bupati. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Polres Kebumen dan PWRI Kebumen Bagikan 1.000 Paket Takjil di Alun-Alun Pancasila
Kades Mulyosri Pastikan Tanah Tercatat Aset Desa, Pelapor Akan Dilaporkan Balik
Haul Pertama di Wergonayan, Tradisi Baru Mengenang Pendiri Desa Dimulai
PWRI Kebumen Gelar Tumpengan dan Doa Bersama Sambut Hari Pers Nasional 2026
Aklamasi, Muslimin Tanja Nahkodai Golkar Tanjung Jabung Timur
Vendor Layanan Sewa Drone Profesional di Jabodetabek
Ini Dia, Keunggulan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Mencetak Pemimpin Muda Berkarakter Gontory

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Minggu, 8 Juni 2025 - 13:47 WIB

Peringati Idul Adha 1446 H, Satriani Wisata Salurkan Hewan Kurban untuk Warga di Hebron Palestina

Senin, 14 April 2025 - 15:30 WIB

KH. Tsabit Latief Temui Realitas Pahit Santri Migran Saat Safari Dakwah Ramadhan di Taiwan

Jumat, 17 Januari 2025 - 08:40 WIB

Musim Dingin Extreme, Lima Balita Pengungsi Palestina Dilaporkan Meninggal

Berita Terbaru

Nasional

WordPress test

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:51 WIB