Patuh Uji Berkala dan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Menuju Zero Accident

- Editor

Kamis, 8 Agustus 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Kecelakaan lalu lintas di jalanan sering terjadi, hal ini tak terlepas dari berbagai faktor. Salah satu penyebabnya adalah kendaraan yang tidak laik jalan karena minimnya pengecekan terhadap kendaraan tersebut.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia Dr. Fatchuri, A.Ma PKB., ST., MM.Tr., IPM. menjelaskan, ada 4 faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalan yaitu faktor manusia, faktor jalan dan prasarananya, faktor alam atau lingkungan serta faktor kendaraan.

“Faktor kendaraan ini terjadi karena kendaraan tersebut tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” ujar Fatchuri, Kamis (8/8/2024).

Oleh karena itu, Fatchuri menjelaskan bahwa untuk menjaga supaya kendaraan aman saat digunakan maka pemilik kendaraan harus rutin melakukan uji berkala di tempat yang sudah disediakan.

“Uji berkala kendaraan diwajibkan untuk mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan dijalan raya,” jelasnya.

Fatchuri menyebit, uji berkala meliputi emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban serta kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan.

Menurut Kepala UP PKB Jagakarsa, kecelakaan dapat dicegah dengan menggunakan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK)perusahaan angkutan umum.

“Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum adalah bagian dari manajemen Perusahaan yang berupa suatu tata kelola keselamatan yang dilakukan oleh perusahaan angkutan umum secara komprehensif dan terkoordinasi dalam rangka mewujudkan keselamatan dan mengelola risiko kecelakaan,” sambungnya.

Menurutnya, ada 10 sistem manajemen keselamatan yang bisa digunakan oleh perusahaan angkutan umum sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 85 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum Pasal ayat 1.

“Pertama adalah komitmen dan kebijakan pengorganisasian, manajemen bahaya dan risiko, fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kendaraan

bermotor, dokumentasi dan data, peningkatan kompetensi dan pelatihan,” ujarnya.

Kemudian tanggap darurat berupa standar prosedur operasi untuk menghadapi setiap keadaan darurat, kemudian pelaporan kecelakaan internal .

Menurut Fatchuri, penerapan sistem manajemen Keselamatan (SMK)sangat penting dan berguna untuk perusahaan angkutan umum.

“Pasal 204 ayat 1 menyebutkan bahwa Perusahaan angkutan umum wajib membuat, melaksanakan, dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa Jika sering terlibat kecelakaan, beban keuangan Perusahaan akan membesar serta citra perusahaan akan jatuh.

“Dalam pengembangan SMK, biaya untuk mewujudkan keselamatan (cost of safety) menjadi instrumen investasi keselamatan Perusahaan angkutan umum,” pungkasnya.

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah
Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI-Polri di Istana Kepresidenan Untuk Beri Taklimat Penting

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:25 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru