Sidik Sisdiyanto: Judi Online Merusak Masa Depan Pelajar

- Jurnalis

Senin, 1 Juli 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Judi online saat ini sudah menjadi fenomena yang sangat mengerikan, apalagi sudah menyasar kalangan pelajar di Indonesia. Tentu, hal ini akan berdampak buruk bagi generasi muda yang akan datang dalam menjaga keberlangsungan hidup bermasyarakat dan bernegara.

Muchamad Sidik Sisdiyanto, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendis, Kementerian Agama RI memberikan warning terhadap praktek judi online yang dilakukan oleh pelajar. Menurutnya, judi online sangat merusak pikiran dan mental para pelaku.

“Kerugian yang dialami para pelaku judi online bukan saja kerugian finansial, namun juga berdampak pada kesehatan mental seperti stres, depresi dan berdampak pada masalah emosional pelaku,” ujar Muchamad Sidik Sisdiyanto, Sabtu (29/6/2024).

Bahaya Judi Online, menurut Sidik, bukan hanya itu saja, banyak kasus para pemain judi online mengalami kerugian finansial yang besar sehingga terjerat hutang, pinjol, bahkan mengalami gangguan mental akibat kecanduan judi.

Edukasi Pelajar di Sekolah Tentang Bahaya Judi Online
Pemerintah saat ini sudah menerapkan berbagai peraturan untuk melarang aktivitas judi online, namun praktek judi online masih tetap subur dikalangan masyarakat pada umumnya serta remaja pada khususnya. Oleh karena itu, menurut Sidik, peranan guru di sekolah sangat penting disamping peranan orang tua di rumah dalam mengawasi anaknya.

“Peranan sekolah, orang tua dan masyarakat menjadi benteng utama dalam mencegah terjadi praktek judi online bagi pelajar”, sambungnya.

Menurut Sidik, pelajar perlu diberikan pemahaman tentang bahaya judi online dan cara-cara untuk menghindarinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online melalui edukasi dan sosialisasi di lingkungan sekolah dan keluarga.

Sidik juga meminta kepada para pelajar dan generasi muda untuk berfikir cerdas dalam meraih kesuksesan. Menurutnya, kesuksesan akan diraih tanpa harus melakukan judi online.

“Judi online hanya menjanjikan kekayaan semu namun faktanya banyak yang terjerumus kedalam kehancuran. Maka jauhilah perjuadian karena dapat merusak masa depan,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kemenag dan Forum Rektor Sepakati Asta Aksi Bangun Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi
Seminar Online Primago 2024 “Peluang Beasiswa dan Jurus Jitu Masuk Unida Gontor
Kemenag: Kuota Prioritas Lansia Sebesar 5 Persen Tidak Terserap Semua
Islamadina Bayana, Aktif Beri Bantuan di Dalam dan Luar Negeri
Menuju Indonesia Emas 2045, Tia Rahmania Sebut Tantangan Perempuan Makin Banyak
Nelayan Tidak Melaut, Babinsa Koramil-02 Penjaringan Ajak Berkebun Urban Farming
Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
Ketum APTIKNAS: Selamat Ulang Tahun BNPT RI Ke-14

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:09 WIB

Kemenag dan Forum Rektor Sepakati Asta Aksi Bangun Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:50 WIB

Seminar Online Primago 2024 “Peluang Beasiswa dan Jurus Jitu Masuk Unida Gontor

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:44 WIB

Islamadina Bayana, Aktif Beri Bantuan di Dalam dan Luar Negeri

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:06 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Tia Rahmania Sebut Tantangan Perempuan Makin Banyak

Kamis, 18 Juli 2024 - 09:14 WIB

Nelayan Tidak Melaut, Babinsa Koramil-02 Penjaringan Ajak Berkebun Urban Farming

Kamis, 18 Juli 2024 - 05:34 WIB

Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng

Rabu, 17 Juli 2024 - 08:35 WIB

Ketum APTIKNAS: Selamat Ulang Tahun BNPT RI Ke-14

Selasa, 16 Juli 2024 - 16:37 WIB

Menteri Agama Lantik Dr. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., Menjadi Kepala Kanwil Kemenag DIY

Berita Terbaru

EkBis

SKIN+ & SLIM+ Membuka Cabang Kedua di Semarang

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:56 WIB