STARPOLL Rilis Hasil Survei Pilpres 2024, Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin Bersaing Ketat

- Editor

Selasa, 16 Januari 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Lembaga Kosutan Politik Indonesia STARPOLL merilis hasil survei nasional “Preferensi Pemilih Indonesia Pada Pilpres 2024”. Survei dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2023 – 4 Januari 2024 di 38 provinsi di Indonesia. Metode penarikan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan Multistage Random Sampling. Jumlah responden 2500 responden dengan margin of error +/- 2% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei STARPOLL menyebutkan, seandainya pemilihan presiden dilaksanakan pada hari ini, pasangan Anies-Muhaimin (33,2%), Prabowo-Gibran (35,5%), dan Ganjar-Mahfud (16,8%) sementara yang Tidak Menjawab (14,5%).

“Maka kemungkinan Pilpres akan berjalan dua putaran sebab tidak ada paslon yang mencapai lebih dari 50 persen suara,” ucap Mustiawan dalam paparan rilisnya, Selasa (16/1/2024) di Jakarta.

Mustiawan membedah pemilihan capres berdasarkan wilayah Jawa dan luar Jawa. Hasilnya, pasangan Prabowo-Gibran paling banyak mendapatkan dukungan dari pemilih di pulau Jawa (37,9%), dibanding dengan dua kandidat lainnya. Sementara Anies-Muhaimin mendapatkan sedikit lebih banyak dukungan dari luar Jawa (33,8%) dibanding dua kandidat lainnya.

“Lebih khusus Prabowo-Gibran unggul di wilayah Bali, Nusa Tenggara (43,8%), Jawa (37,9%), Maluku Papua (37,1%), dan Sulawesi 41,1%). Anies-Muhaimin banyak mendapat suara di Jawa 32,7%), Kalimantan (36,5%), Sulawesi (33,2%), dan Sumatera (42,2%). Sementara Ganjar-Mahfud banyak mendapat dukungan di Bali Nusatenggara (27,5%), dan Maluku Papua (37,1%),” sambung Mustiawan.

Sementara itu, ada korelasi positif antara pilihan partai pendukung dengan pilihan capres.

“Pemilih Gerinda 80% memilih Prabowo-Gibran, 58% pemilih Golkar dan 100% pemilih PSI. Sementara NasDem 80%-nya mendukung Anies-Muhaimin, 72% dari PKB dan 91% dari PKS. Sedangkan PDIP, 78%-nya mendukung Ganjar-Mahfud. Namun tidak demikian dengan pemilih Demokrat, Hanura, PAN, PBB, dan PPP yang terpecah dukungannya,” terang Mustiawan.

Kemana dukungan Jokowi berlabuh?. Mustiawan menerangkan, mereka yang pada Pilpres 2019 memilih Jokowi-Ma’ruf Amin kebanyakan memilih pasangan Prabowo-Gibran (34,3%), dan memilih pasangan Ganjar-Mahfud (30,2%), dan yang memilih Anies-Muhaimin (22,5%).

“Mereka yang pada Pilpres 2019 memilih Prabowo-Sandi nyaris terbagi dua, sebagian akan memilih Anies-Muhaimin (49,5%), dan sebagian lagi akan tetap memilih Prabowo (42,6%),“ ujarnya.

Sedangkan mereka yang pada tahun 2019 belum punya hak pilih, pada tahun 2024 lebih banyak memilih Prabowo-Gibran (54,8%) dibanding dua kandidat lainnya. Sedangkan mereka yang pada tahun 2023 golput lebih banyak akan memilih Anies-Muhaimin (42,5%).

“Jika Pilpres berlangsung dua putaran maka besar kemungkinan Anies-Muhaimin yang akan menang. Hal ini dilihat dari simulasi head to head antar paslon. Anies-Muhaimin jika berhadapan dengan Prabowo-Gibran akan menang dengan nilai 43,6% vs 39,9%. Anies-Muhaimin jika berhadapan dengan Ganjar-Mahfud akan menang dengan nilai 53,2% vs 24,2%. Prabowo-Gibran akan menang jika berhadapan dengan Ganjar-Mahfud dengan nilai 46,7% vs 21,8%,” pungkasnya.

Sementara itu, terkait pilihan partai politik, posisi lima besar diduduki PDIP, Golkar, Gerindra, PKB dan NasDem.

Terkait pilihan partai politik, berikut ini urutannya: PDI Perjuangan (19,6%), Golkar (15,8%) Gerindra (16,3%), PKB (11,2%), NasDem (13,2%), PKS (9,3%), Partai Demokrat (4,6%), PAN (3,4%), Perindo (0,5%), Hanura (0,9%), PPP (1,6%).

“Partai-partai baru nampaknya tidak akan mendapatkan suara secara signifikan,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru