Wamenag Gulirkan Ide Pembentukan Tim Umrah dan Haji Indonesia 

- Editor

Minggu, 26 Februari 2023 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com — Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengajak segenap penyelenggara haji dan umrah yang tergabung dalam berbagai asosiasi untuk

bergerak dan berkembang bersama. Wamenag menggagas pentingnya pembentukan Tim Umrah dan Haji Indonesia.

Gagasan ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat membuka Musyawarah Nasional IV Asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji, Umrah, dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) tahun 2023 M/1444 H. Kegiatan yang dihadiri puluhan perwakilan penyelenggara haji dan umrah ini mengusung tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

“Saya menginginkan kita semua dapat bergerak bersama dengan semangat untuk berkembang bersama, bukan saling menjatuhkan dan mengambil manfaat dari kesulitan pihak lain,” ujar Wamenag di Jakarta, Jumat (24/02/2023)

“Saya menekankan perlunya diwujudkan Tim Umrah Indonesia dan Tim Haji Indonesia,” sambung Wamenag.

Hadir, Ketua Umum Asphurindo H Lukman Nyak Neh, Direktur Bina Haji dan Umrah Ditjen PHU Nur Arifin, Sekjen Asphurindo Iqbal Muhajir berserta Dewan Pengawas dan Pembina Asphurindo, Raden Kholil dan Magnatin Haidier menurut Wamenag, pembentukan tim ini didasari oleh semangat bahwa pemerintah dan seluruh pelaku usaha umrah dan haji di Indonesia harus mampu menjadi satu tim yang kuat.  Saat berurusan ke luar negeri, lanjut Wamenag, yang ada adalah satu tim yang kuat bernama Tim Umrah dan Tim Haji Indonesia.

“Sekali lagi saya tekankan, saya tidak ingin masing-masing pelaku usaha berjalan sendiri-sendiri. Saya berharap agar forum Munas ke-IV Asphurindo ini menjadi titik pijak penting bagi pemerintah dan seluruh pelaku usaha Umrah dan Haji Khusus untuk makin menjalin kesepahaman dan disiplin atas regulasi terkait,” ujar Wamenag.

“Kita patuhi hal ini sebagai bagian dari upaya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” tegasnya.

Melalui forum Munas ini, Wamenag juga menekankan pentingnya semua pihak terkait  Penyelenggaraan Haji (baik Haji Reguler maupun Haji Khusus) dan Umrah agar  membuka diri untuk membangun dan menjalankan konsolidasi, sinergi, dan kolaborasi.

Beragam tantangan, dinamika, dan perkembangan yang begitu cepat terkait penyelenggaraan haji dan umrah menuntut untuk merapatkan barisan dan membangun kerja sama konstruktif.  “Ini adalah sebuah keniscayaan dan merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Kita harus melihat dan memahami dengan baik beberapa perspektif terkait hal ini,” kata Wamenag.

Wamenag menambahkan, minat dan animo masyarakat tetap tinggi dan terjaga dalam konteks haji dan umrah.

Kuota Haji Indonesia tahun ini sebanyak 221 ribu. Pemerintah berharap ada penambahan kuota karena antrian haji regular lebih dari 5 juta orang, atau sekitar 15-20 tahun keberangkatan dengan kuota normal.

Sedangkan daftar tunggu jemaah Haji Khusus mencapai 110 ribu. Dengan kuota sekitar 17 ribu per-tahun, antrian mereka rata-rata selama 6 sampai 7 tahun ke depan.

Animo masyarakat untuk beribadah umrah juga luar biasa. Data Kemenag Tahun 2022, masih dalam suasana Pandemi saja, ada sekitar 1.006.000 jemaah. Tahun 2023 sampai dengan 23 Februari kemarin, terdata 230.289 jemaah yang berangkat umrah.

Wamenag juga berpesan agar pengembangan yang sedang dilakukan pemerintah Saudi Arabia dalam konteks penyelenggaraan haji dan umrah perlu direspons dengan cermat. Dalam semangat besar yang tertuang dalam Saudi Vision 2030, pemerintah Saudi Arabia, salah satunya, bertekad untuk membuka pelayanan Haji dan Umrah dengan pendekatan memudahkan, meluaskan, dan mendorong kesempatan pada jamaah dari seluruh dunia untuk beribadah haji dan umrah.

“Tentu saja, dalam kaitan itu, pemerintah Saudi juga tetap menerapkan standar, prosedur, dan penyesuaian pembiayaan yang perlu kita perhatikan dan meresponsnya dengan tepat,” tegas Wamenag.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dengan ego dan kemauan kita sendiri tanpa membuka diri untuk kerja sama dan saling pemahaman antar kita,” tutupnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru