Hadiri Adz-Dzikrol Hauliyyah ke-57, Wapres Minta MDQH NW Terus Lanjutkan Kiprah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

- Editor

Minggu, 14 Agustus 2022 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timredaksi.com —Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Abdul Madjid merupakan ulama besar yang memiliki peran penting dalam perkembangan dakwah Islam, pendidikan, dan nasionalisme, terutama di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Beliau adalah pendiri Nahdlatul Wathan yang kini berkembang sebagai ormas Islam terbesar di NTB, pelopor pendidikan dan pengajaran agama Islam berbasis madrasah di NTB, pejuang yang gigih melawan kolonialisme, serta tokoh yang senantiasa memperjuangkan kesejahteraan umat. Atas jasa-jasanya yang demikian besar, beliau dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Untuk itu, sebagai lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi yang digagas oleh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits Al-Majidiyyah Asy-Syafi’iyah Nahdlatul Wathan (MDQH NW) perlu terus melanjutkan dan mewujudkan semangat, perjuangan, dan cita-cita TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, baik dalam membangun kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, ataupun kebangsaan.

“Patut kiranya kita meneladani dan bertekad untuk melanjutkan kiprah dan peran beliau yang demikian besar tersebut. Ma’had yang beliau dirikan ini harus mampu meneruskan himmah dan harakah beliau,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri adz-dzikrol hauliyyah atau pengajian dalam rangka perayaan ulang tahun yang ke-57 MDQH NW secara daring, Minggu (14/08/2022).

Menurut Wapres, MDQH NW menjadi gambaran nyata atas kiprah kebangsaan dan kemasyarakatan dari sosok TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Sebab, tambah Wapres, ma’had ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk mencetak para ahli agama (al-mutafaqqihuna fid-din), tetapi juga sebagai tempat untuk mendidik para penggerak masyarakat (rijalu muharrikil ummah) sekaligus tempat untuk menggembleng para pejuang yang gigih membela tanah air (al-mujahidunal wathaniy).

“Semua kiprah kebangsaan dan kemasyarakatan yang beliau lakukan tersebut berakar dari pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama. Hal itu tergambar dalam profil ma’had yang beliau dirikan ini,” ungkapnya.

Namun, sambung Wapres, tantangan kebangsaan dan kemasyarakatan yang dihadapi MDQH NW saat ini bukan lagi dalam konteks mengusir penjajahan, melainkan dalam memerangi kemiskinan dan kesenjangan sosial melalui pemberdayaan ekonomi umat.

“Oleh karena itu, yang harus kita lakukan di samping menyiapkan al-mutafaqqihuna fid-din, juga melakukan pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi,” ucap Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres berharap acara ini dapat menggelorakan semangat perjuangan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam membangun bangsa dan masyarakat.

“Saya berharap acara adz-dzikrol hauliyyah ini bisa membawa keberkahan dan memberikan inspirasi untuk terus mengobarkan semangat perjuangan beliau,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Muhammad Iwan Saputra melaporkan rangkaian kegiatan milad ke-57 MDQH NW yang digelar di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB.

Ia melanjutkan, adz-dzikrol hauliyyah merupakan acara puncak dari perayaan milad yang dimaksudkan untuk mengenang dan meneruskan kebaikan-kebaikan yang telah dicontohkan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

“Adapun tujuan diselenggarakannya adz-dzikrol hauliyyah adalah untuk melanjutkan sunnatan hasanatan Guru Besar kita, al-maghfurlah Syekh Tuan Guru Kiai Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi calon mutakhorijin mutakhorijat pada khususnya dan kita semua pada umumnya,” jelas Muhammad Iwan.

Dalam acara ini hadir, segenap Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW); masyaikh, santri, wali santri, dan alumni MDQH NW; serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, dan Asisten Staf Khusus Wapres Sholahudin Al Aiyub. (RR/AS, BPMI-Setwapres)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru