Oleh: Nur Imam Mahdi
Hubungan orang tua dengan anak sebagai figur terdekat dalam keluarga menjadi sumber Sosem bagi anak dan dapat menkonstruk suatu ikatan emosional. Ikatan emosional inilah yang kemudian dinamakan dengan kelekatan orang tua. Pentingnya kelekatan orang tua adalah sebagai pijakan awal anak mempelajari interaksi dan memiliki jalinan emosi sebelum seseorang menjalin interaksi dengan orang lain. Kelekatan adalah ikatan emosional yang dibentuk oleh diri dengan orang lain yang bersifat khusus dan mengikat dalam suatu kedekatan yang bersifat kekal sepanjang masa.
Ikatan kelekatan (attachment) memiliki beberapa bagian antara lain pertama, ikatan tersebut adalah hubungan emosi dengan seseorang yang khusus; kedua hubungan tersebut menghidupkan rasa senangan nyaman, aman; ketiga ketiadaan ikatan akan menimbulkan perasaan kehilangan atau meningkatkan kekecewaan, penyesalan,. Artinya, derajat ikatan emosi tersebut dapat diukur atau dilihat dari bagaimana hubungan emosinya; terkait dengan rasa nyaman, aman bila berada di dekatnya, serta seberapa perasaan stres, rasa kehilangan, dan penyesalan bila tidak berada di dekatnya. Kapasitas dan keinginan untuk menciptakan hubungan emosional berhubungan dengan organisasi dan fungsi susunan saraf pada otak manusia.
Dengan demikian, pengalaman pada anak PAUD adalah masa yang paling kritis dalam menentukan kapasitas hubungan emosi yang intim dan sehat pada masa selanjutnya. Pembentukan rasa mencintai, kasih sayang,empati, penekanan agresi, saling berbagi, dan berbagai karakter yang menunjukkan individu sehat, bahagia, dan produktif sangat berhubungan dengan kapasitas kelekatan (attachment) yang terbentuk pada saat bayi dan usia PAUD.
Dikemukakan bahwa anak dengan kelekatan tidak aman (insecure attachment) akan sulit untuk mengatur emosinya sehingga apabila ada larangan atau keinginan yang tidak terpenuhi, anak akan merengek, berguling-guling, menangis meraung-raung, atau bahkan temper tantrum. Sebaliknya, anak dengan secure attachment akan memiliki kemampuan untuk mengatur emosi hal ini akan membawa pengaruh positif dalam proses perkembangan sosial emosi anak. Oleh karena itu, kelekatan ibu tidak hanya menularkan kehangatan secara fisik namun juga afektif dan kognitif yang dirasakan mereka.
Hasil mununjukkan adanya pengaruh kelekatan orangtua-anak di dua lokasi yang berbeda yaitu diperkotaan dan pedesaan. Responden yang tinggal dipedesaan memberikan data bahwa masih minimnya keterlibatan dalam perkembangan anak. Salah satu penyebab kurangnya keterlibatan tersebut ialah karena tingkat persepsi yang masih salah dan pemahaman yang kurang tentang arti penting keterlibatan mereka terhadap perkembangan Sosem anak. Hasil temuan berdasarkan tingkat ekonomi keluarga juga menunjukkan terdapat perbedaan antara keluarga yang mempunya tingkat sosial ekonomi tinggi dengan ekonomi rendah. bahwa orang tua yang berasal dari ekonomi kelas rendah kurang melibatkan diri dalam pendidikan anak dan masih menyerahkan tugas seutuhnya pada guru karena tidak punya pengetahuan, kemahiran dan keyakinan untuk membantu perkembangan anaknya. Data tersebut ada di TK Aisyiah Bustanul Atfal Papua yang terletak dipedesaan. Sedangkan TK Aisyiah Bustanul Atfal Papua yang terletak di lokasi perkotaan, dan mayoritas orang tua anak tergolong ekonomi menengah ke atas, dan sangat mendukung adanya kemajuan untuk prestasi anaknya. justru ada kelekatan orangtua-anak walaupun orangtua dominasi orangtua karir.
Menurut responden yang dipedesaan ketika kelekatan orangtua-anak rendah, anak cenderung introvert bersifat pendiam dan menarik diri dari lingkungan sosial. Pada selanjutnya kelekatan orangtua-anak berpengaruh pada komunikasi anak dengan temannya. Sedangkan diperkotaan anak cenderung ekstrovert ia dipengaruhi oleh hubungan yang harmois antar orangtua-anak, anak ekstrovert biasanya cenderung aktif, suka berteman, dan ramah tamah. Kelekatan orangtua-anak diperkotaan disebabkan oleh SDM yang berkualitas, seperti orang tua yang menjadi guru, kepala sekolah, admistrasi perkantoran. Tidak heran jika diperkotaan justru memiliki kelekatan yang tingi antara orangtua-anak karena banyak diantara mereka yang sadar akan memanfaatkan waktu kosongnya untuk berkomunikasi, bermain dan sharing bersama. Jadi bagi orangtua perkotaan waktu yang sedikit tidak mengurangi kelekatan kepada anak. Ia justru times quallity waktu yang sedikit tetapi berarti, dan waktu yang sedikit sangat dimanfaatkan bersama anak. Diperkotaan peneliti temukan ada kelekatan orangtua-anak walaupun orangtua dominasi orangtua karir.
























