BNN Kota Depok Libatkan MUI dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Rohmat Rospari: Pencegahan Dimulai dari Keluarga

- Editor

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com – Kepercayaan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok kembali diwujudkan melalui pelibatan perwakilan MUI dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Pusdiklat BNN Lido, Sukabumi, Kamis (23/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, MUI Kota Depok diwakili 4 Pengurus MUI salah satunya Rohmat Rospari yang bergabung bersama delegasi BNN Kota Depok.

Kegiatan nasional tersebut dihadiri oleh jajaran BNN pusat, BNN Provinsi Jawa Barat, BNN Kabupaten/Kota se-Indonesia, baik secara langsung maupun virtual. Hadir pula unsur pemerintah, tokoh agama lintas agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Semula, acara ini dijadwalkan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Namun karena agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan, Presiden diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal Polisi (Purn.) Djamhari Chaniago.

Salah satu momentum penting dalam peringatan HANI 2026 adalah peluncuran Gerakan “Ananda Bersinar”, akronim dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba. Gerakan ini menjadi strategi nasional yang menempatkan keluarga sebagai benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, Rohmat Rospari, salah satu perwakilan MUI Depok yang hadir bersama rombongan BNN Kota Depok, menyampaikan apresiasinya atas peluncuran gerakan tersebut. Menurutnya, pendekatan berbasis keluarga merupakan langkah yang sangat tepat dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Gerakan Ananda Bersinar merupakan langkah yang sangat strategis. Pencegahan penyalahgunaan narkotika memang harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran utama dalam menjaga, mendidik, dan melindungi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang bersih dari narkoba,” ujar Rohmat Rospari.

Ia menambahkan bahwa upaya memerangi narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum atau BNN semata, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk para ulama, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Sebagai representasi MUI Kota Depok, Rohmat menegaskan bahwa dakwah keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran moral dan spiritual masyarakat agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

“Masjid, majelis taklim, pesantren, sekolah, dan keluarga harus menjadi pusat edukasi tentang bahaya narkoba. Nilai-nilai agama mengajarkan kita untuk menjaga akal (*hifzhul ‘aql*), menjaga jiwa (hifzhun nafs), dan menjaga keturunan (hifzhun nasl). Penyalahgunaan narkoba jelas bertentangan dengan tujuan syariat tersebut,” katanya.

Menurut Rohmat, MUI Kota Depok siap memperkuat sinergi dengan BNN Kota Depok melalui berbagai program edukasi, penyuluhan, kajian keagamaan, hingga kampanye digital yang menyasar generasi muda.

Peluncuran Gerakan Ananda Bersinar juga dinilai sejalan dengan semangat kampanye nasional BNN yang mengusung tema:

“War on Drugs, Humanity Above All”(Perang Melawan Narkoba, Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan).*

Tagline tersebut menegaskan bahwa perang terhadap narkotika bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan manusia, memulihkan korban penyalahgunaan, dan menjaga masa depan generasi bangsa.

Keterlibatan Rohmat Rospari dalam HANI 2026 menjadi bagian dari komitmen MUI Kota Depok untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BNN Kota Depok dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara ulama, pemerintah, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan gerakan pencegahan yang lebih masif demi menjaga generasi muda sebagai aset masa depan bangsa

Melalui sinergi antara pemerintah, BNN, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, serta terbebas dari ancaman narkotika demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru