Bolehkah Anak-Anak ikut Berpuasa? Ini Usia Ideal Anak – Anak Untuk Mulai Berpuasa

- Editor

Selasa, 26 Maret 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Berpuasa dibulan Ramadhan adalah kewajiban bagi Umat Islam yang beriman yang sudah baligh. Lalu bagaimana jika anak-anak ikut berpuasa?

Bagi anak-anak yang melaksanakan ibadah puasa dibulan Ramadhan maka itu adalah dalam rangka mempersiapkan latihan puasa.

Tentunya dalam mempersiapkanatihan puasa disertai dengan dua hal :

Pertama adalah, belajar itu sebelum masuk ke momentumnya.

Momentum yang menjadikan seorang anak wajib puasa ketika masuk masa baligh, Jadi kalau dia belum baligh, maka masih terbuka untuk belajar.

Jangan sampai nanti ketika sudah baligh anak itu malah digunakan momentum untuk belajar sebelumnya.

Berapa batasannya sebelum baligh ? Ukuran baligh berbeda-beda. Untuk perempuan ketika datang haid maka sudah mulai berlaku Puasa.

Bagi laki-laki ukuran baligh ketika mulai bermimpi tertentu. Dengan datang baligh atau sempurna akal penalarannya, usianya bisa berbeda-beda ada yang 13 tahun ada yang 15 tahun dan seterusnya namun pointnya sebelum sampai ke situ.

sebelum sampai ke usia baligh tadi sepanjang dia punya kemampuan untuk mulai berpuasa, berapa usia wajarnya kita bisa lihat kadang-kadang ada anak 4 tahun 5 tahun 6 tahun sudah berlatih mulai berlatih, maka jangan didorong untuk berpuasa penuh dulu.

Sang anak bisa berlatih dari awal subuh, ketika tahan dan kuat sampai jam 10.00 wib atau jam 11.00 wib, maka orang tua wajib mendukung.

Namanya latihan maka katakan kepada anak dengan penuh sanjungan.

“Masya Allah, dulu ayah dulu Bunda itu belum bisa seperti ade-ade, Masya Allah usia sekian dah bisa sampai jam sebelas puasany, besok nanti dzuhur ya”.

Jika seperti itu Insya Allah metabolisme tubuh akan menyesuaikan sang anak. Keesokan harinya sang anak akan menambahkan waktu berpuasa ya dan bisa menahan sampai jam sebelas.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan
Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Kuota Perempuan Bukan Sekedar Angka
Presiden Prabowo, Dari Pinggiran Menuju Pusat Kemajuan: Program Unggulan Pemerataan Koperasi Desa Merah Putih Memutus Rantai Ketimpangan Perputaran Ekonomi Kota dan Desa
Presiden Prabowo, Dari Pinggiran Menuju Pusat Prestasi: Program Unggulan Pemerataan Sekolah Rakyat Memutus Rantai Ketimpangan Pendidikan Berkualitas antara Kota dan Desa
Ciri Khas Pesantren Cabul Telah Lama Dibongkar di Novel Metamorfosis Cinta
Ekspor SDA Satu Pintu: Membaca Kebijakan Prabowo melalui Teori Realitas Terintegrasi
Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Senin, 27 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:18 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:37 WIB

KSR PMI Unit PPGI Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian dalam Dies Natalis ke-24 Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:32 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terbaru